Ultah Emas, Unand Inventarisir 12 Persoalan Krusial RI
Rabu, 08 Mar 2006 17:35 WIB
Padang - Memasuki usia ke-50, Universitas Andalas (Unand) Padang bertekad memberikan sumbangan pemikiran yang berarti bagi pembangunan bangsa Indonesia secaraluas. Untuk itu, sejumlah pakar di universitas tertua di luar Jawa tersebut sedang giat-giatnya menuntaskan naskah akademik pembangunan Indonesia yang akan direkomendasikan pada pemerintah."Hal itu merupakan bagian dari kegiatan ulang tahun emas Unand yang jatuh pada 13 September nanti. Hingga saat ini, sudah diinventarisir 12 permasalahan krusial yang dihadapi bangsa Indonesia berdasarkan pendapat pakar dari berbagai bidang ilmu di Unand," ujar Rektor Unand Prof. Dr. Musliar Kasim kepada wartawan di kampus Unand Limau Manis Padang, Rabu (8/3/2006).Dikatakan Musliar, diantara persoalan yang dianggap krusial itu, yakni soal kemiskinan, terorisme, utang luar negeri, dan sebagainya. "Kita akan membahas persoalan itu secara sistematis dan akan menyerahkannya pada presiden Soesilo Bambang Yudhoyono yang dijadwalkan memberi pidato ilmiah pada 13 September nanti di hadapan rapat senat luar biasa Unand," ujar dia.Lebih lanjut Musliar mengatakan, selain naskah akademik yang diharapkan dapat menjadi masukan berarti bagi pemerintah, ulang tahun emas Unand jugadiramaikan dengan kegiatan ilmiah lainnya seperti penerbitan buku, kuliah umum, seminar, dan sebagainya. "Saat ini, kita sedang menyiapkan penerbitan 50 judul buku yang ditulis dosen dan mahasiswa," demikian Musliar Kasim.
(nrl/)











































