Sopir Pete-pete Trayek Maros "Tongkrongi" Dishub Sulsel
Rabu, 08 Mar 2006 17:23 WIB
Makassar -
Sekitar 150 sopir pete-pete jurusan Makassar-Maros mendatangi Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar. Mereka memrotes pembatasan rute untuk trayek Makassar-Maros. Aksi para sopir ini sudah digelar sejak Selasa kemarin (7/3/2006). Bahkan hingga Rabu (8/3/2006), ratusan mobil pete-pete memadati lapangan parkir Dishub Sulsel. Sejumlah pete-pete juga diparkir di luar lantaran lapangan parkir Dishub tak cukup menampung semua kendaraan para pengunjuk rasa itu. Aksi yang dilakukan para sopir ini terkait dengan kebijakan Dishub Sulsel, yang melarang para sopir ini untuk masuk ke dalam kota Makassar. Aturan Dishub Sulsel ini sebenarnya sudah berjalan sejak awal tahun 2006 ini. Namun, para sopir Makassar-Maros menganggap bahwa sejak aturan ini diperlakukan, pendapatan mereka menurun drastis. "Dulunya bisa dapat Rp 150 ribu per hari, sekarang hanya sekitar Rp 70 ribu. Belum lagi setoran jalan terus. Kita mau makan apa," ujar Ardi, salah seorang sopir, ketika ditemui detikcom. Dulunya para sopir ini, rute trayeknya bisa mengambil penumpang hingga masuk ke dalam kota Makassar. Sekarang rute trayek Maros hanya bisa sampai di perbatasan Makassar-Maros. Para sopir mengancam akan terus bertahan di Dishub Sulsel jikalau tuntutan mereka tidak dipenuhi.
(nrl/)










































