ADVERTISEMENT

Anies Rapat Virtual Bareng Jokowi, Bahas Apa?

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 28 Apr 2021 15:44 WIB
Anies Baswedan.
Anies Baswedan (YouTube Pemprov DKI Jakarta)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri rapat virtual bersama Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Anies mengatakan agenda rapat kali ini mendengarkan arahan Presiden berkaitan dengan penanganan COVID-19.

"Barusan baru saja kami selesai menghadiri rapat koordinasi yang dipimpin oleh bapak Presiden, dilakukan secara virtual dan kami di DKI Jakarta jajaran Forkopimda hadir bersama-sama, jadi semua unsur hadir lalu mendengarkan arahan dari Bapak Presiden," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (28/4/2021).

"Bapak Presiden arahkan dua hal utama, satu adalah mengenai COVID, penanganan COVID, kedua mengenai penanganan perekonomian," sambung Anies.

Lebih lanjut Anies menjelaskan, Jokowi menginstruksikan dia agar penanganan COVID-19 dioptimalkan demi mengantisipasi libur panjang Idul Fitri mendatang. Tak hanya itu, Jokowi juga meminta agar roda perekonomian tetap berjalan.

"Beliau sampaikan mengapa penanganan COVID ini penting untuk antisipasi libur panjang Idul Fitri. Kedua, perekonomian itu juga sama, bagaimana menjaga agar momentum yang sekarang ada agar tetap bisa terus bergerak positif," jelasnya.

Selain Anies, jajaran Forkopimda yang turut hadir dalam rapat kali ini adalah Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman, hingga Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta Asri Agung Putra.

Sebagaimana diketahui, pemerintah melaporkan penambahan kasus positif COVID-19 sebanyak 4.656 pada Selasa (27/4). Total kasus Corona yang ditemukan di Tanah Air sejak Maret 2020 hingga hari ini berjumlah 1.651.794 kasus.

Data penambahan kasus baru Corona ini dipublikasikan Humas BNPB, Selasa (27/4). Data ini diperbarui setiap hari per pukul 12.00 WIB.

Kasus positif COVID-19 terbanyak hari ini ditemukan di Jawa Barat, yakni sebanyak 1.164 kasus. Terbanyak kedua ditemukan di DKI Jakarta, dengan 393 kasus. Disusul secara berurut-turut ada Riau dengan 383 kasus, Jawa Tengah dengan 354 kasus.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta mengungkapkan terjadi kenaikan kasus COVID-19 klaster perkantoran di DKI Jakarta. Pemprov DKI menyebut sebagian besar kasus konfirmasi COVID-19 di perkantoran terjadi pada perkantoran yang sudah menerima vaksinasi COVID-19.

Jokowi sebelumnya mengingatkan masyarakat agar tetap waspada. Jokowi berpesan supaya masyarakat tidak lengah meskipun kurva kasus COVID-19 di Indonesia sudah lebih baik.

"Jangan sampai situasi sekarang yang kurvanya sudah lebih baik, menurun, ini menjadi naik lagi gara-gara kita lengah dan tidak waspada," kata Jokowi di Galeri Nasional Indonesia, Jl Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Senin (19/4).

Simak juga 'Saat Jokowi-Anies Tinjau Vaksinasi Seniman di Galeri Nasional':

[Gambas:Video 20detik]

(idn/idn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT