Mengenal Pink Moon, Fenomena Bulan Purnama Hiasi Langit Semalam

Tim Detikcom - detikNews
Rabu, 28 Apr 2021 10:14 WIB
Fenomena Bulan Supermoon atau super Pink Moon menghiasi langit Kota Lhokseumawe, Aceh, Selasa (27/4/2021). Menurut Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) fenomena Pink Supermoon yang melintasi langit Indonesia dengan jarak dekat dengan Perige (garis edar suatu benda langit yang terdekat dengan bumi) 357.616 kilometer itu adalah fenomena pertama di antara dua supermoon tahun 2021. ANTARA FOTO/Rahmad/rwa.
Fenomena Super Pink Moon (Foto: ANTARA FOTO/RAHMAD)
Jakarta -

Fenomena Pink Moon yang muncul di bulan Ramadhan kali ini menjadi sorotan. Meski namanya mengarah pada penampakan warna pink, nyatanya pada bulan purnama kali ini tak ada sedikit pun warna pink yang muncul.

Kehadiran Pink Moon terjadi pada Selasa malam, tepatnya 27 April 2021.

Lalu apa saja yang perlu diketahui tentang kehadiran Pink Moon ini?

Sejarah Nama Pink Moon

Mengutip dari situs resmi NASA, sebutan Pink Moon berasal dari tahun 1930-an. Saat itu, Maine Farmer's Almanac mulai menerbitkan nama-nama untuk fenomena bulan dalam setahun. Menurut almanak ini, bulan purnama yang muncul di bulan April disebut Pink Moon.

Sebutan ini diilhami dari musim bunga liar di awal musim semi. Tanaman yang berasal dari Amerika Serikat bagian timur ini juga dinamai 'moss pink'. Dari sinilah nama Pink Moon berasal.

Untuk tahun ini, bulan purnama dengan fenomena supermoon terjadi dua kali dalam setahun. Istilah supermoon diperkenalkan pada 1979 oleh seorang astrolog bernama Richard Nolle. Penamaan ini mengacu pada keadaan bulan baru atau bulan purnama yang terjadi ketika Bulan berada dalam jarak 90% dari perigee, posisi terdekatnya dengan Bumi.

"Beberapa publikasi menggunakan ambang yang sedikit berbeda untuk memutuskan Bulan purnama mana yang memenuhi syarat sebagai supermoon. Namun untuk tahun 2021 semua sepakat bahwa dua bulan purnama di bulan April dan Mei adalah supermoon," kata ilmuwan dan pejabat eksekutif NASA, Gordon Johnston.


Bulan Purnama Pertama

Meski namanya Pink Moon, jangan berharap menyaksikan penampakan bulan berwarna merah muda ya.

Pada 2021, langit akan dihiasi dua kali supermoon, yang pertama terjadi pada 26 April (Pink Moon) dan yang kedua pada 26 Mei mendatang. Supermoon dikatakan lebih besar dan lebih terang dari rata-rata bulan purnama yang ada.

Secara rata-rata, supermoon 7% lebih besar dan sekitar 15% lebih terang dari bulan purnama pada umumnya.

Selain sebutan Pink Moon, di beberapa wilayah fenomena bulan ini juga dikenal sebagai Sprouting Grass Moon atau Egg Moon. Sedangkan bagi suku-suku pesisir di Amerika Utara, ini adalah Fish Moon karena fenomena ini terjadi saat ikan-ikan berenang ke hulu untuk bertelur.

Lalu bagaimana Pink Moon di Indonesia?

Menurut Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), fenomena Pink Moon di langit Indonesia berjarak 357.515 dekat dengan perigee.

Tonton juga Video: Melihat Fenomena Supermoon dari Hasil Jepretan Netizen

[Gambas:Video 20detik]



(izt/imk)