Eks Kepala BPPBJ DKI Blessmiyanda Buka Suara soal Dugaan Pelecehan Seksual

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 27 Apr 2021 22:52 WIB
Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) Provinsi DKI Jakarta, Blessmiyanda.
Blessmiyanda (Dok. BPPJB DKI)
Jakarta -

Pejabat DKI yang terjerat kasus pelecehan seksual, Blessmiyanda, buka suara mengenai kasus dugaan pelecehan seksual yang membuatnya diperiksa Inspektorat DKI Jakarta. Dia mengaku tak lagi menjabat sebagai Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta.

"Nggak, saya sudah nggak Kepala Badan," kata Blessmiyanda saat ditemui di Gedung Blok G Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (27/4/2021).

Blessmiyanda mengatakan keputusan pencopotannya sebagai Kepala BPPBJ sejalan dengan keluarnya hasil pemeriksaan Inspektorat DKI Jakarta. Kini, dia terlihat beraktivitas di Balai Kota DKI Jakarta dan ditugaskan di SKPD lain.

"Saya aktif selalu, kan saya pegawai negeri tetap hanya dinonaktifkan sementara sejak tanggal 19 sudah ada keputusannya. Keputusannya apa? tanya ke sana tidak dalam konteks saya yang ngomong saya kan bukan saya yang ngasih kok nggak menjabat kan nonaktif kemarin dia sekarang ada tugas baru lagi," jelasnya.

Blessmiyanda mengaku tak malu bahkan gentar atas kasus yang menimpanya. Bahkan, pencopotannya dari Kepala BPPBJ dinilainya sebagai risiko dalam bekerja.

"Ya terlampau mudahnya terjadi trial by press, bukan korban trial by press saya kan sudah biasa dengan wartawan dan saya tidak takut sedikit juga biasa saja tapi trial by press inilah membuat penggiringan opini," tegasnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta melalui Inspektorat DKI Jakarta segera mengumumkan hasil pemeriksaan Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta Blessmiyanda terkait dugaan pelecehan seksual. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Maria Qibtya menjelaskan laporan akan diberikan kepada Gubernur DKI Anies Baswedan.

"Kita kan hasil pemeriksaan nanti kita berikan laporannya kepada Pak Gubernur, untuk rekomendasi penjatuhannya seperti apa. Hukuman yang diberikan, nanti baru BKD akan memproses SK-nya. Sementara ini kita tunggu dulu ya," kata Maria saat ditemui di DPRD DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (21/4).

Maria menegaskan pihaknya tak menunda pemeriksaan meskipun salah salah seorang inspektur terpapar COVID-19. Laporan yang diberikan kepada gubernur akan ditindaklanjuti dengan menerbitkan surat keputusan (SK).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pernah menegaskan pihaknya tak memberi ruang terhadap pelaku tindakan asusila. Dia meminta seluruh pihak tenang dalam menyikapi kasus ini.

Anies menyebut akan mengawal kasus ini sampai tuntas. Setelah hasil pemeriksaan terbit, dia baru memutuskan langkah selanjutnya yang akan ditempuh terhadap Blessmiyanda.

Blessmiyanda dinonaktifkan gara-gara dugaan tindakan asusila. Anies menunjuk Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Sigit Wijatmoko menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPPBJ Provinsi DKI Jakarta. Anies memastikan Pemprov DKI menempatkan perlindungan terhadap pelapor sebagai prioritas utama.

(isa/isa)