ADVERTISEMENT

PSU Pilkada Labuhanbatu Selatan, Edimin-Padli Unggul

Ahmad Fauzi Manik - detikNews
Selasa, 27 Apr 2021 22:37 WIB
ilustrasi pilkada serentak 2015
Ilustrasi (Zaki Alfarabi/detikcom)
Labuhanbatu Selatan -

KPU Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara, menggelar rapat pleno rekapitulasi hasil perhitungan suara Pilkada Labusel setelah pemungutan suara ulang (PSU). Hasilnya, pasangan Edimin-Ahmad Padil Tanjung dinyatakan unggul.

Rapat rekapitulasi digelar KPU Labusel, Selasa (27/4/2021) . Rapat ini digelar untuk menghitung perolehan suara setelah PSU digelar pada Sabtu (24/4) lalu.

"Hari ini kita lakukan rapat rekapitulasi suara pasca pelaksanaan PSU kemarin. Penghitungan hasil keseluruhan suara, baik yang dilakukan 9 Desember kemarin maupun yang di PSU. Untuk penetapan pemenangnya kita jadwalkan antara 30 April-3 Mei yang akan datang," kata ketua KPU Labusel, Efendi Pasaribu.

Dalam rapat pleno tersebut, Efendi mengumumkan perolehan suara yang diraih 5 pasang calon peserta Pilkada Labusel 2020. Berikut ini hasil Pilkada Labusel setelah PSU sesuai nomor urut pasangan calon:

1. Nurdin Siregar-Husni Rizal Siregar: 8.121 suara
2. Edimin-Ahmad Padli Tanjung: 65.793 suara
3. Hasnah Harahap-Kholil Jufri Harahap: 65.422 suara.
4. Mangayat Jago Ritonga-Jon Abidin Ritonga: 11.056 suara
5. Maslin Pulungan-Fery Andika Dalimunthe: 4.730 suara.

Sebelumnya, MK memerintahkan pemungutan suara ulang Pilkada Labusel di 16 TPS. MK menilai ada pelanggaran prinsip demokrasi dalam pemungutan suara di 16 TPS tersebut, yaitu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Kasus itu bermula saat KPU Labuhanbatu Selatan menetapkan Edimin dan Ahmad Padli memperoleh 66.007 suara Pilbup Labuhanbatu Selatan. Sedangkan pasangan Hasnah Harahap-Kholil Jufri Harahap sebanyak 65.429 suara.

Hasnah tidak terima karena, menurutnya, dia meraih 65.429 suara dan perolehan suara Paslon Edimin-Ahmad adalah sebesar 65.340 suara. Karena berselisih paham dengan KPU, Hasnah membawa kasus itu ke MK. Apa kata MK?

"Memerintahkan kepada KPU Labuhanbatu Selatan untuk melaksanakan pemungutan suara ulang di 16 TPS," kata ketua majelis Anwar Usman dalam sidang yang disiarkan di channel YouTube, Senin (23/3).

Akibat keputusan MK yang membatalkan hasil di 16 TPS tersebut, suara pasangan calon Edimin-Ahmad Fadli Tanjung terkoreksi menjadi 63.154 suara. Sedangkan suara pasangan Hasnah-Kholil terkoreksi menjadi 65.001 suara.

Kemudian setelah PSU dilaksanakan perolehan suara pasangan Edimin-Padli dinyatakan KPU Labusel sebanyak 65.793. Sedangkan pasangan Hasnah-Kholil sebanyak 65.422 suara.

PSU di Mandailing Natal

Sementara itu, PSU juga terjadi pada Pilbup Mandailing Natal (Madina). Hasilnya pasangan calon nomor 1 Muhammad Jafar Sukhairi Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution unggul.

Berikut ini hasil Pilkada Madina setelah PSU:

1. Muhammad Jafar Sukhairi-Atika Azmi Utammi: 79.516
2. Dahlan Hasan Nasution-H. Aswin Parinduri: 79.002
3. Sofwat Nasution-Zubeir Lubis: 44.949

Pemungutan suara ulang ini digelar di TPS 001 Desa Bandar Panjang Tuo, Kecamatan Muara Sipongi, serta TPS 001 dan 002 di Desa Kampung Baru, Kecamatan Penyabungan Utara.

Kasus bermula saat pasangan calon nomor 1 Muhammad Jafar Sukhairi Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution menggugat keputusan KPU setempat. Jafar-Atika menilai keputusan KPU Madina yang memutuskan pemenang Pilkada, yakni paslon nomor 02 Dahlan Hasan Nasution-H. Aswin Parinduri, tidak sah. Alhasil, keputusan KPU tersebut dibawa pihak yang kalah ke MK.

"Memerintahkan KPU Mandailing Natal untuk melaksanakan pemungutan suara ulang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal Tahun 2020," kata Ketua MK Anwar Usman dalam sidang yang disiarkan di channel YouTube, Senin (22/3/2021).

(isa/isa)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT