Detik-detik Babi Ngepet di Depok Ditangkap Warga Sambil Bugil

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Selasa, 27 Apr 2021 20:14 WIB
Penampakan Babi Ngepet yang Menghebohkan Warga Depok
Babi ngepet di Depok ditangkap warga sambil bugil. (Foto: dok. Istimewa)
Depok -

Seekor hewan yang dianggap babi ngepet membuat geger warga Kota Depok, Jawa Barat (Jabar). Warga bercerita detik-detik babi ngepet itu ditangkap.

"Sudah sebulan lebih kita merencanakan hal tersebut (penangkapan babi ngepet). Cuma hari pertama kita gagal, sudah ketangkap, artinya sudah ketangkap, tapi hilang di tangan. Jadi pas ditangkap hilang di tangan, sudah di-tegrep (tangkap), seketika itu hilang dan hanya dapat bulunya saja. Iya, disaksikan juga warga lain. Kita gagal (menangkap) yang pertama," ujar warga RT 2/4 Bedahan, Sawangan, Kota Depok, Ustaz Adam Ibrahim, saat ditemui di RT 2/4 Bedahan, Sawangan, Depok, Selasa (27/4/2021).

Adam menambahkan babi ngepet ini sudah sering mencuri uang warga sejak sebulanan lalu. Dia mengaku uangnya pun hilang Rp 500 ribu.

Dia melanjutkan warga sempat melihat babi ngepet tersebut 2 minggu kemudian atau setelah penangkapan pertama gagal. Tapi, saat hewan ini akan ditangkap, sambungnya, babi ngepet ini berhasil kabur.

"Kedua lagi ada orang di minggu kedua, ada orang lewat melihat bagong. Melihat babi arah jalan sini. Akhirnya warga kumpul semua, ramai lagi dikepung lagi di kebun sini. Masih Ramadhan pertama (saat babi ini akan ditangkap kedua kalinya). Dikepung lagi di kebun itu dan tidak membuahkan hasil juga," jelasnya.

Penampakan Babi Ngepet yang Menghebohkan Warga DepokPenampakan babi ngepet yang menghebohkan warga Depok (Foto: dok. Istimewa)

Dia mengatakan warga semakin resah karena uangnya kerap dicuri. Adam menjelaskan warga akhirnya merencanakan penangkapan yang ketiga kalinya.

Penangkapan babi pada kemarin malam, lanjutnya, bertepatan dengan jadwal hewan jadi-jadian itu beraksi.

"Alhamdulillah, pada akhirnya kita coba malam itu dengan minta bermunajat, berzikir kepada Allah untuk mengundang babi tersebut, gitu. Memang kebenaran pas jadwal dia. Karena jadwalnya itu malam Selasa dan malam Sabtu, itu jadwal rutin dia, babi itu lewat atau ada dan seringnya orang kehilangan," ucap dia.

"Dan ketika kita sudah coba ritual wirid, zikir, munajat kepada Allah, alhamdulillah datang pada pukul 23.00 WIB lewat kurang-lebih. Itu lewat, sudah ada tanda-tanda, tanda-tanda terlihat oleh yang pada jaga, warga yang sudah berjaga. Terlihat tampak sudah, orang dengan jubah hitam, berjalan dari arah pos sampai lapang ini. Lapang di mana yang telah kita pancing. Kita pancing dengan wirid-wiridan," tambahnya.

Warga yang berjaga disebutnya telah telanjang. Hal ini dilakukan agar babi ngepet itu bisa dilihat.

Babi ngepet yang ditangkap warga Bedahan, Sawangan, DepokBabi ngepet yang ditangkap warga Bedahan, Sawangan, Depok (Foto: dok. istimewa)

Adam mengatakan tidak ikut menangkap babi tersebut. Dia berjaga dengan membaca doa agar babi ngepet itu tidak kabur. Babi itu, kata dia, bisa diamankan setelah dilakukan proses penangkapan sekitar 20 menit.

"Nah, di situlah orang itu duduk, dan di situlah proses dari manusia sampai menjadi babi, 1 jam 30 menit kurang-lebih lamanya itu menjadi babi, gitu ya. Dan itu pun hanya orang-orang yang dia membuka baju atau telanjang bulat yang melihat. Kalau nggak telanjang, nggak bisa melihat," ucapnya.

"Saya yang ritualin, yang magerin supaya nggak keluar, nggak nerobos. Jadi saya bantu dengan doa, dengan zikir. (Saya baca doa agar babi itu) dipagerin secara gaib, secara zikir supaya nggak ke mana-mana, lari ke mana-mana (kabur)," jelasnya.

Pantauan detikcom di Bedahan, Sawangan, Depok, Selasa (27/4/2021), pukul 11.48 WIB, babi ngepet ini diamankan warga di sebuah kandang kayu, tepat di depan rumah seorang warga.

Terlihat babi ini sudah dalam kondisi mati dengan kepala babi dipenggal. Seorang warga memegang kepala babi ini dan menunjukkannya kepada warga yang datang.

Peneliti bidang zoologi dari Pusat Penelitian Biologi LIPI, Taufiq Purna Nugraha, mengatakan secara ilmiah tidak ada babi ngepet. Meski begitu, ia menghormati kepercayaan masyarakat sekitar.

"Kalau dari sudut pandang ilmiah sih, itu babi ngepet atau bukan, saya nggak bisa jawab. Kalau di dalam ilmiah, tidak ada itu istilahnya babi ngepet," kata Taufiq.

Warga heboh ingin lihat babi ngepet di Depok (Sachril/detikcom)Warga heboh ingin lihat babi ngepet di Depok. (Sachril/detikcom)

Lebih lanjut ia mengungkapkan, jika dilakukan tes DNA, apakah DNA manusia atau hewan, akan sulit dibuktikan. Namun wujudnya adalah hewan babi.

"Masalahnya kan gini... kalau kita bicara tes DNA ya, tes DNA bisa misalnya ini babi, ya kalau kita lihat dari secara morfologinya ini babi. Tapi kalau dari tes DNA ini DNA manusia atau DNA babi, ya, susah juga ya, karena satu dalam terminologi itu tidak ada babi ngepet ya. Tapi, kalaupun dites DNA pun juga, ya kalau saya sih yakinnya itu DNA babi ya," ujarnya.

"Tapi juga itu kan kembali ke kepercayaan masyarakat ya karena di beberapa daerah itu juga dulu ada babinya yang di Magetan itu babinya babi kutil ya, istilahnya jadi klausul khas Jawa Barat. Jadi, kalau dulu banyak tonjolan-tonjolan di muka, jadi kan dianggapnya babi yang tidak wajar, akhirnya disangka babi ngepet, dulu di daerah Banten ada kasus kaya gitu. Kalau di perkotaan yang beberapa kali kalau yang kemarin di CCTV ternyata setelah dicek ternyata musang," ungkapnya.

(sab/isa)