detikKultum Gus Miftah: Imsak Hawa Nafsu

Rahma Indina Harbani - detikNews
Selasa, 27 Apr 2021 17:15 WIB
Jakarta -

Menjelang sepuluh menit sebelum mendengar adzan shubuh, kerap kali kita mendengar imsak saat sahur. Apa itu imsak?

Menahan diri untuk tidak berbuat buruk. Kalaupun tidak bisa berbuat baik minimal jangan berbuat buruk. Sebab, pahala akan dilipatgandakan seribu kali lipat di bulan Ramadhan.

Tidak terkecuali dengan perbuatan buruk, balasannya bisa hingga seribu kali lipat.

Gus Miftah menekankan bahwa puasa merupakan cara paling efektif untuk mengatur hawa nafsu.

Karena ciri manusia yang selamat adalah manusia yang tahu kapan harus pakai 'rem' dan tahu kapan pakai 'gas' dalam hidupnya.

"Iman itu rem, nafsu itu gas. Manusia yang selamat itu manusia yang tahu kapan ngerem dan tahu kapan ngegas," ujar pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji kepada detikKultum detikcom, Selasa (27/4/2021).

Lebih lanjut, Gus Miftah mengungkapkan jihad yang paling berat adalah menahan hawa nafsu.

Kemudian berpuasa merupakan wadah kita untuk mengatur hawa nafsu tersebut.

Selengkapnya detikKultum bersama Gus Miftah: Imsak Hawa Nafsu DI SINI.

(erd/erd)