Fakta dan Pengakuan Imam Kurniawan Komen Tak Senonoh soal Awak Nanggala

Tim detikcom - detikNews
Senin, 26 Apr 2021 17:43 WIB
Aplikasi Facebook
Ilustrasi Facebook (Foto: Unsplash/Kon Karampelas)
Medan -

Sosok pria bernama Imam Kurniawan menjadi sorotan usai menuliskan komentar tak senonoh melalui media sosial Facebook terkait istri prajurit KRI Nanggala-402 yang tenggelam. Pria itu sudah diamankan oleh polisi dan proses hukum masih terus berjalan.

Berikut Fakta dan pengakuan Imam Kurniawan yang tuai kontroversi:

Bermula di Grup Facebook

Kejadian bermula saat sebuah grup Facebook 'Aliansi Kuli Seluruh Indonesia (AKSI)' mengunggah informasi terkait tenggelamnya kapal KRI Nanggala-402. Kemudian akun itu meminta rekan-rekan kuli mendoakan para pahlawan yang telah gugur itu.

"Untuk kawan-kawan kuli semua. Sejenak mari kita doakan para pahlawan yang gugur dalam tugasnya menjaga kedaulatan laut kita. Untuk crew KRI Nanggala. 'Fair Wind and Following Seas, KRI Nanggala. Commence the Eternal Patrol'," tulis akun Aliansi Kuli Seluruh Indonesia (AKSI).

Komentar Tak Senonoh

Usai postingan AKSI, sebuah komentar tak senonoh muncul dari akun atas nama Imam Kurniawan. Komentar tersebut ditujukan kepada para istri awak kapal selam KRI Nanggala-402 yang ditinggalkan usai berita tenggelamnya dikonfirmasi TNI.

Merespon komentar Imam Kurniawan, pengguna Facebook lainnya mengecam hingga membuat komentarnya viral. Bahkan ada pengguna yang sampai melakukan penggalangan dana sebagai hadiah jika ada yang bisa berhasil menangkap pria tersebut.

Sudah Diamankan

Imam Kurniawan diketahui sudah diamankan oleh polisi usai komentarnya itu memicu kontroversi. Dalam sebuah foto yang beredar, Imam duduk didampingi seorang pria dengan pakaian loreng khas TNI.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, mengatakan pemilik akun sudah diamankan. Dia belum menjelaskan detail kapan dan di mana pemilik akun diamankan.

"Kita cek. Kalau tidak salah sudah diamankan, tapi saya belum tahu posisinya," ujar Hadi saat dimintai konfirmasi.

Permintaan Maaf

Pria yang menuIiskan bahwa dirinya tinggal di Medan, Sumatera Utara itu sudah menyampaikan permintaan maaf lewat akun Facebook-nya. Namun disebutkan proses hukum akibat ulahnya itu masih terus berjalan.

"Assalamualaikum, Saya pribadi atas nama Imam Kurniawan ingin meminta maaf atas perkataan saya di sosial media, saya meminta maaf sebesar besarnya kepada warta net dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Indonesia negara hukum," tulisnya.

Simak video 'Oknum Polisi di Sleman Ditangkap Usai Komentar Negatif Soal KRI Nanggala':

[Gambas:Video 20detik]



(izt/imk)