Satpol PP DKI Sebut Kerumunan Jakmania di Bundaran HI Spontanitas

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 26 Apr 2021 14:57 WIB
Persija merayakan ulang tahun yang ke-91 bersama Jakmania di SUGBK, Kamis (28/11) malam. Perayaan dilakukan usai mengalahkan Persipura pada laga lanjutan Liga 1.
Ilustrasi Jakmania (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Ribuan Jakmania berkumpul di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, setelah Persija Jakarta menjuarai turnamen Piala Menpora 2021. Satpol PP DKI Jakarta mengungkapkan kerumunan Jakmania semalam terjadi karena spontanitas.

"Ya munculnya dengan spontanitas kan. Tiba-tiba, karena telah selesai pertandingan, tiba-tiba dari berbagai tempat muncul ke satu lokasi," kata Kasatpol PP DKI Arifin di DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (26/4/2021).

Bahkan Arifin menjelaskan massa sempat menceburkan diri ke dalam ikon air mancur Bundaran HI. Saat itu pula, petugas Satpol PP bersama kepolisian bergerak membubarkan kerumunan massa.

"Semalam peristiwanya karena sifatnya spontanitas anggota kita juga ada di sana yang sempat mandi-mandi di kolam malam itu langsung meninggalkan tempat mereka sudah langsung keluar dari kolam," jelasnya.

Meskipun terjadi karena spontanitas, Arifin menegaskan pihaknya melarang warga melakukan perayaan yang sampai menyebabkan kerumunan massa di masa PPKM Mikro ini. Dia mewanti-wanti agar suporter Persija mematuhi ketentuan ini.

"Tetapi yang jelas tetap kita imbau seluruh suporter Persija apakah Jakmania dan lain-lain dalam rangka merayakan kemenangan Persija sebagai pemenang daripada Piala Menpora ini kita berharap untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Tidak boleh ada bentuk perayaan dalam bentuk kerumunan, kumpulan orang untuk merayakan tidak boleh," tegasnya.

Seperti diketahui ribuan Jakmania melakukan konvoi hingga menciptakan kerumunan di Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Minggu (25/4) malam. Konvoi itu dilakukan menyusul keberhasilan Persija Jakarta menjuarai turnamen Piala Menpora 2021.

Dalam konvoi kemenangan tersebut, banyak didapati Jakmania yang tidak menaati protokol kesehatan di masa pandemi. Polisi pun bergerak cepat membubarkan kerumunan tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi mengatakan setidaknya ada 63 orang yang semalam diamankan ke Polda Metro Jaya. Selain itu, pihaknya kini tengah menyelidiki aktor intelektual yang menghasut terjadinya kerumunan di Bundaran HI.

"Ada rencananya akan dipanggil dari Krimum Polda Metro Jaya sudah memanggil dan akan dilakukan penyelidikan untuk berkumpul dan sebagainya. Siapa yang menyuruh melakukan, aktornya harus dipanggil," ujar Hengki.

(isa/isa)