Kolaborasi CT ARSA Foundation-Young Living Kirim Bantuan ke NTT

Afzal Nur Iman - detikNews
Minggu, 25 Apr 2021 14:10 WIB
Serah terima produk Young Living Indonesia yang akan dilelang secara simbolis oleh Head of Human Resorces and General Affairs Dimas Rahmanto (kiri) kepada General Manager CT Arsa Gatut Mukti (kanan). Foto: Afzal Nur Iman/detikcom
Foto: Serah terima produk Young Living Indonesia yang akan dilelang secara simbolis oleh Head of Human Resorces and General Affairs Dimas Rahmanto (kiri) kepada General Manager CT Arsa Gatut Mukti (kanan). Foto: Afzal Nur Iman/detikcom
Jakarta -

CT ARSA Foundation bekerja sama dengan Young Living Indonesia untuk bantuan kemanusiaan di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan berupa relawan tenaga pengajar serta hasil lelang dari Young Living disalurkan CT ARSA Foundation ke NTT.

"Kita punya program namanya Pijar, Pergi Mengajar, jadi kita akan mengirimkan guru, relawan guru, percontohan itu ada di Nusa Tenggara Timur, kita di sana punya tiga sekolah, sekolah itu ada di perbatasan Timur Leste," kata General Manager CT ARSA Foundation Gatut Mukti di kantor Young Living Indonesia, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (25/4/2021).

Dalam program bernama Pijar tersebut, CT ARSA Foundation akan mengirimkan relawan untuk mengajar selama satu tahun. Relawan tersebut bertugas untuk membantu guru dan murid untuk mengembangkan potensi daerahnya.

"Sehingga ada perubahan pola pendidikan, ada perubahan mindset, ada perubahan bagaimana misalkan relawan kita melihat potensi yang ada di lokal itu," ucapnya.

Rencananya program tersebut akan dimulai setelah lebaran di bulan Mei mendatang. Sebelum diberangkatkan, relawan tersebut akan diberi bekal pengetahuan terkait kompetensi di daerah yang akan dituju.

"Karena kan kita sudah asesmen, sehingga di sana yang dibutuhkan apa, sampai sedetil mungkin itu yang kita bawa untuk para relawan itu, bekal itu ada," jelasnya.

CT ARSA Foundation sendiri merupakan yayasan yang berkomitmen terhadap pendidikan. CT ARSA Foundation memiliki sekolah yang berada di Medan, Sumatera Utara dan di Sukoharjo, Jawa Tengah yang telah meluluskan lebih dari seribu siswa. Sebanyak 98 persen lulusannya juga telah diterima di Perguruan Tinggi Negeri yang ada di Indonesia.

"Mereka adalah siswa-siswi yang kurang mampu dan kita sekolahkan di sana secara free, dan kita bentuk benar-benar sehingga mereka punya kesempatan, punya hak yang sama untuk meraih cita-citanya," jelasnya.

Di sisi lain Young Living melakukan lelang secara online melalui media sosial Telegram dan disiarkan secara virtual melalui akun Youtube Young Living Indonesia. Barang yang dilelang merupakan produk Young Living Indonesia.

Dari hasil lelang tersebut didapatkan uang sekitar Rp 95 juta dalam kurun waktu sekitar 1 jam. Lelang kemanusiaan ini merupakan kali kedua kerja sama Young Living Indonesia dengan CT ARSA Foundation. Young Living Indonesia memilih kolaborasi bersama CT ARSA Foundation karena dinilai terpercaya dalam menyalurkan bantuan.

"Dan seperti kita tahu CT Corp sudah sangat terpercaya, dikenal sama masyarakat, jadi kita menyalurkannya juga lebih nyaman dengan CT ARSA," kata General Young Living Indonesia Ksatrio Yudho Sampurno.

(isa/dhn)