Kurangi Kemacetan, Jalan Protokol Kebumen Bakal Dibuat Satu Arah

Rinto Heksantoro - detikNews
Sabtu, 24 Apr 2021 21:55 WIB
Pemkab Kebumen
Foto: Dok. Pemkab Kebumen
Kebumen -

Pemerintah Kabupaten Kebumen akan segera melakukan uji coba pemberlakuan satu arah pada sejumlah jalan protokol. Hal ini dilakukan guna mengurangi terjadinya penumpukan kendaraan, kemacetan dan sekaligus pengembangan kota.

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengatakan pemberlakukan satu arah ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan kendaraan yang menyebabkan kemacetan. Terlebih saat ini, jumlah peningkatan volume lalu lintas terus bertambah dan menyebabkan ketidakseimbangan dengan kapasitas ruang jalan. Termasuk berkurangnya kapasitas jalan akibat tingginya hambatan samping jalan seperti parkir tepi jalan umum, pedagang ataupun tempat bongkar muat barang.

Sedikitnya, ada empat ruas jalan yang akan diberlakukan satu arah yaitu Jalan Pahlawan, Jalan Mayjen Sutoyo, Jalan Kusuma, Jalan Kolopaking. Adapun Jalan Pahlawan dibuat satu arah ke barat, Jalan Mayjen Sutoyo satu arah ke timur, Jalan Kusuma satu arah ke selatan, dan Jalan Kolopaking satu arah ke barat.

"Sebentar lagi kita akan melakukan uji coba jalur satu arah, mulai dari Tugu Lawet sampai alun-alun ini satu arah, kemudian dari alun-alun ke pendopo sampai koplak dokar. Insya Allah dalam Minggu ini akan segera kita uji coba," kata Arif usai melaksanakan Salat Tarawih dan Silaturahim bersama MWC NU Kecamatan Kebumen di Masjid Nurul Hidayah, Panjer Kebumen, Jumat (23/4/2021).

Dengan kebijakan tersebut, pihaknya berharap akan tumbuh sentra ekonomi masyarakat. Apalagi ke depan jalan tersebut juga akan dilengkapi dengan lampu Solar Cell yang diproduksi oleh para lulusan SMK di Kebumen.

"Tamatan SMK sebentar lagi akan kita berikan pendidikan dan pelatihan. Jadi lampu lampu Solar Cell tersebut nantinya benar-benar hasil produksi asli anak-anak Kebumen," imbuhnya.

Sementara itu, berdasarkan data Dinas Perhubungan Kabupaten Kebumen, jumlah pertumbuhan jumlah kendaraan mencapai 9,2 persen per tahunnya sehingga menambah volume kendaraan pada ruas jalan.

Adapun potensi kemacetan yang akan terjadi setelah pemberlakuan kebijakan tersebut berada di 9 titik yaitu, Simpang 4 SMAN 1 Kebumen, Simpang 4 SMPN 1 Kebumen, Simpang 4 Polsek Kebumen, Simpang 3 Pasar Burung, Simpang 3 Kantor POS, Simpang 3 Bank Jateng, Simpang 4 SMPN 5 Kebumen, Simpang 4 Pegadaian dan Simpang 3 Wonoyoso. Untuk itu, akan dilakukan penertiban parkir tepi jalan umum antara lain roda empat di parkir sejajar arah jalan, sedangkan roda dua dan empat diparkir satu lapis.

Tak hanya itu, kondisi ini juga berimbas pada rute angkutan umum di Kebumen. Angkutan dari arah barat dan utara, masuk dari Mertokondo ke Gedung Haji ke SMA N 1 Kebumen ke Polsek dan berakhir di terminal. Angkutan dari arah Buluspesantren, masuk lewat Jalan Pramuka ke Simpang 4 Pegadaian ke Jalan Suprapto ke Simpang 4 Polsek dan berakhir di Terminal.

Sedangkan, angkutan dari arah timur atau Prembun, kendaraan masuk lewat Kawedusan ke Wonoyoso ke Koramil Kebumen ke Simpang 4 Polsek Kebumen dan berakhir di terminal. Selanjutnya, dari arah Alian masuk lewat Kawedusan ke Wonoyoso ke Koramil Kebumen ke Polsek dan berakhir terminal.

Di sisi lain, dalam kegiatan tarhim tersebut Arif Sugiyanto juga kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan. Ini dinilai penting untuk mencegah penularan kasus COVID-19 di Kabupaten Kebumen. Dalam kegiatan tersebut, juga berlangsung dengan penyerahan Sertifikat Tanah Hibah untuk masjid setempat dan pemberian bantuan paket sembako kepada perwakilan warga kurang mampu.

Sebagai informasi, dalam acara tersebut ikut hadir mendampingi, Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiono, Plt Asisten 3 Asep Nurdiana, Kabag Kesra Wahib Tamam, Kabag Prokopim Setda Kebumen Eko Purwanto, Forkopimcam Kebumen serta Pemerintah Kelurahan Panjer dan tokoh Masyarakat Setempat.

(akd/ega)