Jubir Jokowi soal Kementerian Investasi: Upaya Pemulihan Ekonomi Pandemi

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Sabtu, 24 Apr 2021 18:03 WIB
Jubir Presiden Fadjroel Rachman
Fadjroel Rachman, jubir Jokowi (dok. pribadi)
Jakarta -

Ekonomi nasional selama satu tahun belakangan terdampak akibat pandemi COVID-19. Juru bicara (jubir) Presiden Joko Widodo (Jokowi), Fadjroel Rachman, mengatakan tujuan dibentuknya Kementerian Investasi sebagai salah satu upaya memulihkan ekonomi nasional.

"Terkait kementerian investasi ini bagian dari upaya pemulihan ekonomi, karena satu tahun terakhir ini kita terkena COVID-19," kata Fadjroel dalam diskusi daring bertajuk Jangan Pegel Nunggu Reshuffle, Sabtu (24/4/2021).

Fadjroel menuturkan Presiden Jokowi menargetkan adanya kenaikan pertumbuhan perekonomian sebesar 5 persen pada tahun ini. Hal itu, kata Fadjroel, disampaikan Jokowi dalam rapat pimpinan nasional (rapimnas) di Istana beberapa waktu lalu.

"Beliau mengatakan target tahun ini kurang-lebih 5 persen pertumbuhan ekonomi, walaupun ada beberapa lembaga yang mengatakan, apabila problem kesehatan bisa tertangani dengan baik, kita juga akan bisa tumbuh sampai 7 persen," tuturnya.

"Jadi Kementerian Investasi terkait dengan upaya pemulihan ekonomi nasional," sambungnya.

Lebih lanjut Fadjroel mengatakan Presiden Jokowi juga sudah memprioritaskan tiga hal saat pandemi COVID-19 mulai melanda Indonesia. Ketiganya adalah kesehatan, bantuan sosial, dan pemulihan ekonomi.

"Ketika pandemi terkena ke Indonesia, Presiden sudah melakukan prioritas terhadap tiga hal. Pertama kesehatan, kedua terkait bantuan sosial, ketiga terkait pemulihan ekonomi nasional," imbuhnya.

Selanjutnya, kata Fadli Zon:

Selanjutnya
Halaman
1 2