ICW Dorong Azis Syamsuddin Diproses MKD DPR: Diduga Langgar Kode Etik

Matius Alfons - detikNews
Sabtu, 24 Apr 2021 05:16 WIB
Kurnia Ramadhana
Foto: Kurnia Ramadhana (Ari Saputra)
Jakarta -

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin disebut-sebut oleh KPK menjadi pihak yang memperkenalkan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju (SRP) dengan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial (MS). Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai Azis patut diduga melanggar kode etik DPR.

"Siaran pers KPK juga mengatakan bahwa Azis Syamsudin meminta agar Penyidik Robin dapat membantu supaya nanti permasalahan penyelidikan tersebut tidak ditindaklanjuti oleh KPK," kata Peneliti Divisi Hukum ICW, Kurnia Ramadhana, saat dihubungi, Jumat (23/4/2021).

Tak hanya itu, Azis, dari siaran pers KPK, juga diduga terlibat memperkenalkan penyidik Robin dengan Wali Kota Tanjungbalai Syahrial. Atas dasar itulah, Kurnia menilai yang dilakukan Azis terebut bertentangan dengan nilai etika publik.

"Tindakan Azis Syamsuddin bertentangan dengan nilai-nilai etika publik. Sebagai pejabat publik, Azis berperilaku dengan tidak patut," ucapnya.

Kemudian Azis juga disebut melanggar kode etik sebagai anggota DPR RI. Karena itulah, Kurnia mendesak agar Mahkamah Kehormatan Dewan DPR RI memproses etik Azis Syamsuddin terkait kasus ini.

"Oleh karena itu Azis perlu diproses secara etik oleh Mahkamah Kehormatan Dewan. Dugaan tindakan yang dilakukan oleh Azis berpotensi bertentangan dengan berbagai ketentuan yang tercantum dalam Kode Etik DPR RI," ujarnya.

Simak video 'KPK Dalami Pertemuan Azis Syamsuddin, Penyidik-Walkot Tanjungbalai':

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.