Round-Up

Dalih Tak Paham Haga Mars Kala TikTok Mesum Banjir Kecaman

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 23 Apr 2021 20:10 WIB
Haga Mars
Haga Mars (Dok. Instagram @haga_mars)
Jakarta -

Pemilik akun TikTok Haga Mars akhirnya meminta maaf atas kontennya yang dinilai melecehkan perempuan. Dia berdalih bahwa ia membuat konten berbau mesum karena belum tahu soal rape jokes.

Sebagaimana diketahui, konten video TikTok bernama akun @hagamars2 itu viral di media sosial. Akun milik seorang pemuda ini dikecam karena dinilai melecehkan perempuan.

Sejumlah video akun TikTok @hagamars2 tengah ramai diperbincangkan netizen dan mendapat kecaman. Dilihat detikcom, salah satu video yang dikecam adalah saat pemuda ini berpakaian ala dokter kandungan yang baru saja membantu proses persalinan. Dia dikecam karena aktingnya dinilai menjurus ke ekspresi mesum.

Dia akhirnya meminta maaf. Dia menyesal dan berjanji tak mengulangi kesalahan yang sama.

"Pertama-tama, saya Haga Mars ingin meminta maaf sedalam-dalamnya atas konten yang saya buat di akun @hagamars2, saya sadar apa yang saya lakukan bukan sesuatu yang baik dan bukan sesuatu yang membanggakan sedikit pun, saya menyesali perbuatan saya dan saya tidak akan mengulanginya," kata Haga Mars dalam video yang diunggah di akun Instagram @haga_mars seperti dilihat, Jumat (23/4/2021).

Haga Mars mengaku awalnya belum mengetahui tentang rape jokes. Kini dia sadar bahwa kontennya itu berdampak negatif.

"Izinkan saya menyampaikan bahwa sebelumnya saya belum mengerti apa itu rape jokes, sexism, dan belum mendalami lagi sexual harassment dari kejadian inilah saya baru menyadari bahwa konten saya termasuk bagian dari rape jokes, sexism, dan sexual harassment. Konten bisa berdampak negatif di kemudian hari dan saya sangat menyesalinya dan tidak membenarkan. Sekarang saya mengerti apa itu rape jokes dan itu tidak pantas untuk dilakukan," ujar dia.

Dia berterima kasih atas teguran yang disampaikan kepada dirinya. Dia minta konten yang dia buat tersebut tidak dicontoh.

"Terima kasih kepada semua pihak yang telah menegur saya dan mengedukasi saya. Sekarang saya tau pentingnya pengetahuan tentang rape jokes dan lainnya. Sekali lagi maafkan saya yang buta akan hal tersebut. Konten tersebut tidak boleh ditiru dan dicontohkan," tutur Haga Mars di caption unggahan tersebut.

Untuk diketahui, rape jokes adalah lelucon yang mengambil cerita pemerkosaan sebagai topiknya untuk memicu gelak tawa. Beth Anne Cooke-Cornell dari Wentworth Institute of Technology mengungkapkan rape jokes sering kali tak lucu. Dalam makalahnya yang berjudul 'Rape Jokes in the Era of #MeToo', rape jokes merupakan kultur yang sudah lama ada dalam dunia standup comedy di Amerika Serikat. Sejak 1990-an, lelucon tabu ini kerap diangkat menjadi premis para komedian.

Namun, dalam praktiknya, rape jokes menjadi bahan perdebatan. Sebab, rape jokes bisa menjadi lucu atau tidak lucu. Tapi yang terjadi sering kali justru ketidaklucuan. Bahkan Beth menurut Anne, rape jokes adalah sesuatu yang usang karena justru memperkuat maskulinitas beracun (toxic masculinity) dan melanggengkan budaya patriarki.

Selanjutnya
Halaman
1 2