Banyak Kasus Mandeg, Kapolri Janji Kerja Lebih Serius

Banyak Kasus Mandeg, Kapolri Janji Kerja Lebih Serius

- detikNews
Rabu, 08 Mar 2006 02:28 WIB
Jakarta - Banyaknya kasus korupsi yang belum dapat diselesaikan kepolisian dan kejaksaan, berbuah permintaan Presiden kepada KPK untuk mengambil alih penanganan kasus korupsi tersebut. Apalagi, kasus korupsi yang mandeg ini mendapat perhatian besar dari publik. Atas hal ini Kepolisian pun terpacu untuk bekerja lebih serius. "Ini memacu biar pihak kepolisian bekerja dengan serius," kata Kapolri Jenderal Pol Sutanto, saat menjadi pembicara dalam rapat koordinasi antara KPK, Kejaksaan dan Kepolisian, di Hotel Sahid, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (7/3/2006).Dalam rapat koordinasi yang digelar KPK tersebut, dari pihak kepolisian tampak hadir Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani dan Kapolda Bali Irjen Pol Soenarko. Dalam paparannya, Kapolri menegaskan apabila polisi tidak dapat menyelesaikan penyidikan kasus korupsi lembaga KPK dapat mengambilalih. "Kalau memang tidak melaksanakan, ya bisa diambil," tandasnya.Kapolri juga tidak mempermasalahkan pengambilalihan kasus korupsi oleh KPK. Menurutnya, yang perlu dijaga adalah agar negara tidak dirugikan akibat korupsi tersebut. "Jangan sampai negara dirugikan dan pelakunya bebas," ungkapnya.Dia pun bercerita kalau dulu yang dipakai lagu Broery, yakni jangan ada dusta diantara kita. Kini yang dipakai lagu anak muda. "Lagu band Radja, jujurlah padaku dan maju tak gentar memberantas korupsi," canda pria berkacamata ini yang disambut tawa para peserta yang terdiri dari para jaksa, staf KPK dan dari kepolisian yang semuanya berseragam batik.Namun sayangnya Kapolri pada kesempatan tersebut tidak bisa mengikuti acara hingga selesai. Dengan alasan kesehatan pukul 21.30 WIB dirinya meninggalkan lokasi diantar Wakil Ketua KPK Erry Riyana Hardjapamekas. (ahm/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads