Soal Program CSR Perusahaan, Perlukah Masih Jadi Mandatory?

Erika Dyah Fitriani - detikNews
Kamis, 22 Apr 2021 16:05 WIB
Sido Muncul
Foto: Nurcholis Ma'arif
Jakarta -

Pandemi COVID-19 tak dipungkiri telah membawa beragam tantangan dan kesulitan bagi masyarakat juga para pengusaha. Meski demikian, di tengah masa sulit ini terlihat juga banyaknya perusahaan yang malah meningkatkan upaya Corporate Social Responsibility sebagai bagian dari nilai perusahaan.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Hariyadi B Sukamdani menyampaikan pelaksanaan program CSR umumnya memiliki keterkaitan dengan lini bisnis utama. Kendati demikian, ia pun mengungkap bahwa CSR atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan yang diwajibkan bagi perusahaan di Tanah Air juga masih menjadi pembicaraan yang sangat riuh diperbincangkan di Indonesia.

"Menurut catatan kami, di dunia ini hanya ada dua negara yang menjadikan CSR sebagai mandatory/kewajiban. Bahkan negara-negara sebesar Inggris atau Amerika yang luar biasa program CSR-nya itu tidak memasukkan ini menjadi mandatory. Menjadi pertanyaan menarik ini sebetulnya, negara kita yang terlalu maju atau negara lain yang memang dia tidak mau melihat ini sebagai suatu kesempatan? Ini sangat debatable," ujar Hariyadi pada ajang Anugerah Bisnis Indonesia Social Responsibility Award (BISRA) 2021 yang berlangsung secara hybrid di Jakarta, Kamis (22/4/2021).

Meski masih diperdebatkan, Hariyadi menilai pemberian penghargaan terhadap perusahaan yang mengimplementasikan CSR dapat menjadi acuan bagi perusahaan-perusahaan lain untuk ikut serta membuktikan tanggung jawab sosial terhadap lingkungan. Tak hanya itu, adanya penghargaan juga bisa memberikan tolak ukur atau parameter di dalam menentukan perusahaan yang mempunyai prestasi dan kemampuan untuk menjalankan program-program CSRnya dengan baik.

Senada dengan itu, Juri BISRA sekaligus National Director Habitat for Humanity, Susanto Samsudin mengatakan penghargaan untuk perusahaan yang menjalankan CSR juga dapat memberikan inspirasi bagi perusahaan, mendukung percepatan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) yang dijalankan pemerintah serta mempromosikan Good CSR = Good Business.

Sementara itu, Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul), Irwan Hidayat mengungkap memiliki ide tersendiri terkait CSR. Ia menilai, program serupa bisa lebih dimaksimalkan melalui langkah Corporate Action Responsibility.

"Saya sendiri punya ide, kan CSR itu 2% dari keuntungan. Nah kalau perusahaan gede 2% oke ya banyak, tapi kalau perusahaan kecil-kecil? Saya kasih nama lah langkah ini Corporate Action Responsibility. Jadi tiap perusahaan itu harus punya tanggung jawab sesuatu terhadap negeri ini," ungkap Irwan.

Irwan mengatakan dengan adanya Corporate Action Responsibility, pihaknya dapat menjalankan bisnis sembari menciptakan lapangan kerja, memberikan saran di bidang lingkungan dan pariwisata, juga menginformasikan masyarakat soal kesehatan terutama kesehatan mata (katarak).

Ia mengungkap telah menggunakan dana iklan dari Sido Muncul selama 10-15 tahun ke belakang guna menjalankan aksi tanggung jawab perusahaan ini. Adapun bentuknya dapat dilihat melalui promosi pariwisata Labuan Bajo, serta iklan dan bantuan mengenai penyakit katarak.

Irwan berharap melalui Corporate Action Responsibility, perusahaan kecil juga bisa ikut berkontribusi untuk masyarakat dan negara. Sebab menurutnya, melalui langkah ini perusahaan dapat menggunakan dana dan memilih langkah apa saja yang akan digunakan dalam aksinya, sesuai dengan kemampuan perusahaan.

"Dengan Corporate Action Responsibility ini perusahaan kecil sekecil apapun bisa ikut melakukan. Ya tanggung jawab itu, misalnya lingkungannya tidak boleh rusak dan harus peduli lingkungan. Ya mungkin tidak bisa menyumbang banyak tapi kan bukan soal jumlahnya, bukan soal berapa banyak yang bisa Anda sumbangkan. Sekecil apapun asalkan ikhlas hati membawa perbaikan menurut saya itu harus diberi penghargaan," imbuhnya.

Sebagai informasi, Irwan menerima langsung penghargaan untuk Sido Muncul dalam ajang BISRA 2021. Diketahui, Sido Muncul menerima penghargaan Special Achievement dalam kategori The Most Consistent Company in Corporate Action Responsibility Implementation untuk kontribusinya dalam membangun kemajuan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Corporate Action Responsibility.

(prf/ega)