KM Kelud 'Dibajak' Teroris

KM Kelud 'Dibajak' Teroris

- detikNews
Selasa, 07 Mar 2006 17:45 WIB
Jakarta - Aksi terorisme kembali terjadi. Sebuah kapal penumpang milik PT Pelni, KM Kelud, dibajak oleh kelompok teroris di perairan Selat Malaka. KM Kelud bertolak dari Pelabuhan Belawan pada hari Selasa (7/3/2006) sekitar pukul 12.00 WIB. Kapal penumpang ini membawa tidak kurang 2.000 penumpang. KM Kelud yang mempunyai trayek Belawan - Jakarta melalui Tanjung Balai Karimun Batam ini dibajak sekitar 15 teroris bersenjata campuran. Sampai saat ini kapal tersebut masih berada di Perairan Malaka, namun kelompok teroris tersebut menuntut agar kapal tersebut diarahkan ke Perairan Laut Cina Selatan. Aksi pembajakan kelompok teroris ini dapat diketahui dengan adanya GMDSS (Global Maritim Distress Signal System) yang dimiliki oleh Markas Besar TNI AL. Mabes TNI AL dan PT Pelni menerima sinyal kejadian ini sekitar pukul 14.00 WIB. KM Kelud telah memberikan sinyal dan menyatakan bahwa kapalnya telah dibajak oleh kelompok teroris. Sampai saat ini belum diketahui dari kelompok mana kelompok tersebut dan menuntut apa. Diperkirakan kelompok teroris tersebut masuk ke kapal di Pelabuhan Belawan berbaur dengan penumpang lainnya.Markas Besar TNI AL dan PT Pelni menyatakan terus memantau perkembangan yang terjadi di KM Kelud. Saat ini memang telah terjalin kerjasama antara PT PELNI dan TNI AL tentang Sistem Keamanan Pelayaran Nasional. Sehingga dengan kerja sama ini kejadian yang dialami oleh kapal-kapal PT Pelni dapat diketahui oleh Mabes TNI AL. Saat ini seluruh pihak yang berkompeten dalam masalah ini sedang berkordinasi untuk meyelesaikan masalah pembajakan ini. Sampai berita ini diturunkan belum ada informasi tentang adanya korban jiwa. Tapi untunglah pemandangan menakutkan itu hanyalah situasi terakhir di Perairan Selat Malaka,"Sehubungan dengan Latihan Kasus (Latsus) Denjaka 2006," kata Kadispen Kormar Letkol Marinir FX Deddy Susanto dalam penjelasannya pada detikcom.Selamat latihan, Pak! (nrl/)



Berita Terkait