TNI Tak Bisa Pastikan Logistik KRI Nanggala-402 Bertahan Sampai Kapan

Sui Suadnyana - detikNews
Kamis, 22 Apr 2021 12:14 WIB
Kapal selam RI dikabarkan hilang kontak di perairan utara Bali. Kapal selam yang hilang itu adalah kapal selam TNI AL KRI Nanggala-402. Seperti apa potretnya?
KRI Nanggala (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Badung -

TNI memastikan logistik tersedia di KRI Nanggala-402 yang hilang kontak di perairan Bali sejak kemarin. Namun belum bisa dipastikan sampai kapan logistik itu bisa memenuhi kebutuhan setiap kru.

"Kita tidak bisa memperkirakan tapi ada logistiknya di sana tersedia. Sampai dengan saat ini belum ada informasi yang lain. Kita tunggu perkembangan lebih lanjut, supaya semuanya jelas tidak ada informasi apa-apa yg ada hanya dengan KRI REM itu pun belum bisa meyakinkan bahwa itu adalah lokasi KRI Nanggala," kata Kapuspen TNI Mayjen Achmad Riad dalam jumpa pers di Bali, Kamis (22/4/2021).

Achmad Riad menjelaskan saat ini sudah tawaran bantuan dari sejumlah negara untuk proses pencarian KRI Nanggala-402. Ada dua negara yang sudah terkonfirmasi.

"Sementara sudah konfirm ada dua Singapura dan Malaysia, ada tawaran dari AS, Turki, Australia, Jerman, India, Rusia," ujar Achmad Riad.

Selain itu, dia menyampaikan, KRI Raden Eddy Martadinata (331) dilaporkan sempat mendeteksi pergerakan di bawah air dengan kecepatan 2,5 knot. Namun kontak tersebut segera hilang sehingga belum bisa disimpulkan sebagai kapal selam KRI Nanggala-402.

"Selanjutnya, dari temuan tersebut, juga ada laporan di samping temuan minyak KRI REM 331, melaporkan telah terdeteksi pergerakan di bawah air dengan kecepatan 2,5 knot. Kontak tersebut kemudian hilang sehingga masih tidak cukup untuk mengidentifikasi kontak dimaksud sebagai kapal selam," kata Achmad Riad.

Achmad Riad juga meluruskan informasi terkait sejumlah berita yang menyebutkan KRI Nanggala-402 sudah ditemukan. Dia menegaskan kabar tersebut tak bisa jadi rujukan.

"Jadi saya tegaskan kembali berbagai berita yang disampaikan sudah ditemukan 21 jam itu sebenarnya belum bisa digunakan sebagai dasar. Oleh karena itu, saya berharap kepada rekan-rekan media untuk tidak membuat analisa, tidak memberitakan yang mungkin belum dipastikan kebenarannya, sehingga memberikan ketenangan kepada masyarakat khususnya informasi ini," tutur Achmad Riad.

Simak Video: Pencarian Besar-besaran KRI Nanggala-402 yang Hilang Kontak di Bali

[Gambas:Video 20detik]

(knv/idh)