Ical Minta Kasus Polio Dilihat Secara Proporsional
Selasa, 07 Mar 2006 16:20 WIB
Jakarta - Menko Kesra Aburizal Bakrie menghimbau agar masalah polio di Indonesia dilihat secara proporsional. Sebab virus polio yang masuk ke Indonesia berasal dari Afrika Barat yang mirip dengan jenis virus polio di Sudan dan Arab Saudi."Virus Polio yang masuk ke Indonesia bukan berasal dari wilayah kita. Penyebaran ini akibat langsung dari proses perhubungan antarbangsa yang makin cepat" ujar Ical usai Sidang Paripurna interpelasi polio dan busung lapar di DPR Jl Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (7/03/06).Ia menyatakan pemerintah telah serius mengatasi maalah itu karena telah melakukan respon cepat. Begitu menemukan kasus polio, segera dilakukan imunisasi terbatas di Jawa Barat, Banten dan DKI. Menyusul kemudian dilakukannya gerakan PIN."Apabila pemerintah daerah tidak mampu mengatasi permasalahan di daerahnya, pemerintah pusat tidak bisa berpangku tangan, walaupun di era sentralisasi ini yang bertanggung jawab pada pelayanan dasar adalah di tingkat daerah. Pemerintah pusat akan membantu," janji Ical.Sebelumnya dalam sidang paripurna, Ical juga menyinggung masalah gizi buruk. Dia menjelaskan, gizi buruk yang merebak pada tahun lalu berhubungan dengan kecenderungan stagnasi dalam penyediaan infrastruktur pelayanan dasar kesehatan."Terjadinya kasus gizi buruk di beberapa daerah juga berhubungan dengan gejala lain yang ada dalam masyarakat, seperti gagal panen, memburuknya ekonomi lokal, transisi pemerintahan dan sebagainya," papar Ical.Untuk menanggulangi kemiskinan, pada tahun 2005 telah dianggarkan dana Rp 41 triliun, sedangkan untuk tahun 2006 menjadi Rp 59 triliun.
(nrl/)











































