Merasa Jadi Beban, Alasan HRS Tinggalkan RS Ummi Sebelum Hasil PCR Keluar

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Rabu, 21 Apr 2021 16:18 WIB
Habib Rizieq Santap Nasi Mandi dan Jus Kurma
Habib Rizieq setiba dari Arab Saudi. (Dok: detikcom/twitter Tommy Soeharto)
Jakarta -

Habib Rizieq Shihab (HRS) membeberkan alasan meninggalkan RS Ummi Bogor sebelum hasil tes PCR COVID-19 keluar. Apa alasannya? Rizieq mengaku merasa menjadi beban RS Ummi.

Rizieq dilaporkan meninggalkan RS Ummi Bogor pada 28 November 2020 malam. Sedangkan hasil tes PCR-nya baru keluar pada 30 November 2020.

"Dokter Nerina tidak mengizinkan saya pulang pada awalnya karena belum tuntas pengobatannya. Saya minta maaf saat itu, saya bersikeras, saya mau pulang karena saya tidak bisa mendapatkan tekanan-tekanan, dan tekanan paling berat 28 November pagi dini hari. RS Ummi dan dokter dilaporkan ke polisi. Saya menjadi beban," kata Rizieq dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Jalan Dr Sumarno, Cakung, Rabu (21/4/2021).

Rizieq menilai dokter RS Ummi yang merawatnya telah menjalankan tugas dengan baik. Dia justru heran mengapa pihak rumah sakit yang dilaporkan ke polisi.

"Menurut catatan saya di RS Ummi, yang diseret dalam pengadilan, baik sebagai tersangka, terdakwa, maupun saksi ada 1 direktur utama, 1 direktur umum, 2 manajer, 2 dokter, 2 perawat, 1 satpam, 1 pemilik rumah sakit, dan 3 dokter MER-C. Ini beban, saya ini mau baik, mau berobat, mau sembuh, tapi ternyata kok dokter-dokter yang begitu baik kok dilaporkan polisi semua," sebut Rizieq.

Lebih lanjut, Habib Rizieq Shihab mengaku sudah membuat perjanjian dengan pihak dokter untuk melakukan isolasi mandiri setelah keluar dari RS Ummi Bogor, dengan pengawasan tim MER-C. Dia mengaku merasa malu.

"Karena saya beban, saya nggak mau bikin susah RS Ummi. Saya terpaksa pulang dengan perjanjian dengan dokter. Dokter setuju setelah ada commit bahwa saya tetap didampingi tim MER-C isolasi mandiri di rumah," ucap Rizieq.

"Saya tidak memaksa pulang, tapi karena situasi luar biasa, saya malu sekali, betul-betul malu, kok rumah sakit sudah begitu baik kok dirutnya dipidanakan, dokter dipaksa jadi saksi, saya malu. Itu yang membuat saya keluar lebih cepat dari RS Ummi," tambahnya.

Setelah keluar dari RS Ummi, Rizieq 3 kali menjalani tes swab antigen. Baca di halaman berikutnya.

Simak video 'Terungkap! Awal Habib Rizieq Reaktif Covid-19 & Privilege di RS Ummi':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2