Petinggi GAM Provokasi
Widodo: Atmosfer di Aceh Kondusif
Selasa, 07 Mar 2006 15:08 WIB
Jakarta - Ada sinyalemen yang menyebutkan petinggi GAM aktif melakukan provokasi antipemerintah. Meski demikian, secara umum kondisi Aceh dinilai kondusif."Kita harus obyektif melihat perubahan dan pelaksanaan kesepakatan damai. Sejauh ini atmosfer di Aceh sudah kondusif. Banyak indikatornya," kata Menko Polhukam Widodo AS usai rapat kabinet di Kantor Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (7/3/2006).Dijelaskannya, suatu resolusi jelas membutuhkan proses, sehingga bisa saja ada dinamika. "Tinggal bagaimana kita membuat proses ini bisa mewujudkan perdamaian dan masyarakat bisa hidup normal. Jadi tinggal kita bagaimana mengawal proses ini," terangnya.Sebelumnya Menhan Juwono Sudarsono mengatakan, para mantan anggota GAM semakin giat melakukan pertemuan silaturahmi yang diisi dengan propaganda dan pemutarbalikan fakta yang berpotensi menimbulkan kerawanan.Insiden Aceh TimurDalam kesempatan yang sama Menko Polhukam juga mengakui adanya insiden di Aceh Timur."Polisi memang tugasnya merazia kendaraan. Tapi pada saat itu ada pengendara sepeda motor yang tidak mau dihentikan yang kemudian dihalangi seorang petugas dan dia pun jatuh dan berakhir fatal. Reaksi masyarakat yang terjadi mungkin menutut akuntabilitas kasus tersebut," kata dia.Oleh sebab itu dirinya meminta atensi semua masyarakat untuk bisa sejauh mungkin menghindari terjadinya hal-hal seperti itu.Terkait rapat hari ini, Widodo menjelaskan, rapat kabinet membahas dua topik besar, yakni masalah politik, hukum dan keamanan, serta masalah ekonomi.Untuk masalah hukum, politik dan keamanan, ikut dibahas perkembangan Aceh, Sulawesi Tengah dan Papua. Khusus untuk Papua, rapat juga memberikan perhatian kepada aksi unjuk rasa yang terjadi di PT Freeport Indonesia."Kita hanya melakukan pengamanan persuasif untuk mencegah agar tidak terjadi tindakan anarkis, dan kewajiban kita untuk mendengarkan masukan dari masyarakat dan bagaimana operasionalisasi community development bisa bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.
(san/)











































