Dagelan 30 Menit Paripurna Interpelasi Busung Lapar DPR
Selasa, 07 Mar 2006 14:43 WIB
Jakarta - Lagi-lagi DPR menyajikan dagelan yang tidak lucu. DPR ogah-ogahan melakukan interpelasi kasus busung lapar. Baru diisi penjelasan pemerintah, sejumlah DPR minta sidang diakhiri dan beramai-ramai membubarkan diri.Sidang interpelasi digelar di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, mulai pukul 13.15 WIB, Selasa (7/3/2005). Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mewakilkan Menko Kesra Aburizal Bakrie untuk menjawab hak interpelasi DPR tersebut.Sidang interpelasi itu merupakan sidang kedua setelah pagi sebelumnya DPR meratifikasi 2 konvensi tentang terorisme. Setelah interpelasi dimulai, hujan interupsi bermunculan. Interupsi berlangsung sekitar 15 menit.Interupsi mempermasalahkan surat pimpinan DPR kepada SBY yang isinya menyatakan presiden bisa diwakilkan dalam menyampaikan interpelasi dewan. Setelah interupsi itu, Ical, panggilan Aburizal Bakrie, mulai menyampaikan laporannya.Setelah laporan selesai, Wakil Ketua DPR Zaenal Ma'arif yang memimpin sidang mempersilakan anggota dewan untuk memberikan tanggapan. Anehnya, sebagian besar anggota dewan justru hanya berteriak "Cukup! Cukup!" seolah-olah mereka sepakat dan menerima laporan Ical.Sambil berteriak "Cukup! Cukup!" sebagian besar anggota dewan langsung membubarkan diri. Pimpinan sidang pun langsung menutup sidang tersebut.Anggota FPDIP Arya Bima sangat menyesalkan sikap anggota DPR tersebut. Ia mengaku tadi sempat interupsi agar sidang tak ditutup. Tapi mike-nya mati sehingga ia pun sendirian dan keluar paling akhir setelah anggota DPR lainnya keluar."Memang kayak dagelan. Yang benar saja ini, wong semua datanya banyak yang nggak benar dan masih banyak yang ingin saya tanyakan (kok ditutup)," kata Arya Bima saat ditemui detikcom usai sidang.Politisi PDIP itu berjanji akan segera meminta fraksinya untuk merespons dagelan sidang interpelasi itu. "Kita akan pakai mekanisme yang lain. Tadi saya mau bertanya tapi mike-nya benar-benar mati," cerita Arya.
(iy/)











































