Banyak Prajurit Membelot, Pendidikan Karakter TNI Diminta Evaluasi

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 21 Apr 2021 08:42 WIB
Yan Mandenas
Yan Mandenas Gerindra (Dok. Pribadi)
Jakarta -

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mengungkap banyak prajurit TNI yang membelot atau meninggalkan dinas. Anggota Komisi I DPR RI fraksi Gerindra Yan Permenas Mandenas meminta pendidikan prajurit diperbaiki.

"Saya pikir doktrinnya harus diperbaiki, sejak mereka itu direkrut masuk pendidikan sampai mereka selesai benar-benar ditanamkan kepada mereka sehingga mereka merah putih dan tidak melakukan aktivitas yang tidak benar bahkan kembali lagi melakukan perlawanan terhadap institusi," kata Yan kepada wartawan, Selasa (20/4/2021).

Yan mengatakan prajurit yang membelot itu adalah oknum. Dia meminta TNI mengevaluasi pendidikan karakter TNI.

"Yang jelas para pelaku ini adalah oknum, jadi kalau ke depan kita bisa melakukan evaluasi untuk memperbaiki manajemen sistem dari TNI dan Polri apa yang dilakukan oleh oknum tertentu maka kita harus tangkap pelakunya kemudian pelaku itu harus diselidiki secara baik atau dicari tahu motifnya apa setelah tahu motifnya kemudian dikaji bagaimana mencari format untuk membangun karakter dari aparat TNI dan Polri," kata dia.

Lebih lanjut, Yan juga menanggapi keputusan Pratu Lukius Y Matuan membelot dari TNI dan bergabung dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua. Yan berharap Pratu Lukius segera ditangkap.

"Pratu Lukius ini segera ditangkap dulu dalam waktu yang tidak terlalu lama, interogasi dia atau diselidiki motifnya, orientasinya ke mana. Dan ini saya pikir kembali kepada pemerintah pusat, minta kepada Menteri Keuangan mengatur soal tunjangan operasi di daerah terpencil seperti di Papua, operasi di wilayah perbatasan dan juga lauk-pauk," katanya.

"Uang lauk-pauk di aparat TNI di Papua itu sekitar Rp 70 ribu itu kita minta dinaikkan, minimal Rp 200 ribu per hari untuk makan-minumnya anggota, karena air minum di Puncak Jaya satu botol 600 ml itu Rp 50 ribu, jadi kasihan kalau aparat TNI tidak di-backup dengan tunjangan yang cukup, uang lauk-pauk untuk makanan sehari-hari kalau mereka melakukan kegiatan yang aneh-aneh ya kita mau salahkan juga serba salah juga," jelas dia.

Simak Video: KSAD Akui Banyak Prajurit Membelot dari TNI

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2