4 Lapis Pengawalan Penyelidikan Pengeroyokan Prajurit Kopassus

Rahmat Fathan - detikNews
Selasa, 20 Apr 2021 17:27 WIB
KSAD Jenderal Andika Perkasa Buka suara terkait penyerangan Polsek Ciracas, Jaktim. Ia akan ambil langkah tegas pada anggotanya yang terlibat penyerangan itu.
KSAD Jenderal Andika Perkasa (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

TNI Angkatan Darat (AD) memastikan pihaknya akan mengawal perkembangan kasus pengeroyokan prajurit Kopassus dan personel Brimob di depan kafe, Jalan Falatehan I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sejumlah jenderal AD akan 'memelototi' penanganan perkara yang latar belakangnya masih misterius ini.

Kepala Staf AD (KSAD), Jenderal Andika Perkasa menjelaskan lapis pertama untuk pengawalan kasus ini dilakukan Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom AD). Di lapis kedua, Andika memerintahkan Asisten Intelijen (Asintel)-nya.

Andika juga menyebut Direktur Hukum AD juga akan mengamati jalannya proses penyelidikan. Kemudian pada lapis keempat, dirinya mempercayakan Pangdam Jaya, Mayjen Dudung Abdurachman untuk terus berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya.

"Intinya proses dikawal mulai dari Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom AD), Asisten Intelejen KSAD, Dirkumad (Direktur Hukum AD)," kata Andika kepada wartawan di Mapomdam Jaya, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (20/4/2021).

Andika menegaskan TNI AD akan terus mencari fakta-fakta di balik peristiwa terlukanya seorang prajurit Kopassus dan meninggalnya satu personel Brimob Polri.

"Kemudian yang di bawah ditangani langsung oleh Pangdam Jaya. Kita akan cari sejelas-jelasnya apa yang terjadi," tegas Andika.

Seperti diketahui, dua aparat, masing-masing dari Kopassus TNI AD dan Brimob Polri, menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang tak dikenal. Pengeroyokan itu terjadi di depan sebuah kafe, Jalan Falatehan I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel).

Korban dari Brimob tewas. Sedangkan korban dari Kopassus terluka.

Peristiwa pengeroyokan terjadi pada pukul 05.30 WIB. Peristiwa keributan yang menampilkan aksi pengeroyokan ini lantas viral.

Hingga kini kronologi pengeroyokan masih misterius. Polda Metro Jaya menyampaikan kasus masih diselidiki.

Simak video 'KSAD Andika Akan Selidiki Prajurit Kopassus yang Dikeroyok OTK':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/aud)