Gerindra Nilai Colekan Ganjar ke Anies Tak Terkait Pilpres

Dwi Andayani - detikNews
Selasa, 20 Apr 2021 06:49 WIB
M Taufik (Wilda Hayatun Nufus/detikcom).
Foto: M Taufik (Wilda Hayatun Nufus/detikcom).
Jakarta -

Momen 'colekan' Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan disebut sarat aroma Pilpres 2024. Partai Gerindra menilai 'colekan' tersebut bentuk candaan.

"Soal candaan mereka, mungkin karena mereka kan dua dua itu masuk dalam kelompok yang berdasarkan survei calon presiden," ujar Ketua DPD DKI Jakarta Partai Gerindra Muhammad Taufik saat dihubungi, Senin (19/4/2021).

Taufik menilai, candaan yang terjadi karena adanya keakraban batin diantara Anies dan Ganjar. Terlebih menurut Taufik, Anies sebelumnya melakukan panen raya di daerah Cilacap.

"Kalau melakukan candaan berarti ada keakraban batin diantara mereka, kalau tidak ada akrab batin mana ada orang bisa bercanda," kata Taufik.

"Karena Pak Anies kamaren panen raya di Cilacap. Bercandaan yang seger tidak apa-apa," sambungnya.

Taufik menyebut hal ini tidak ada hubungannya dengan pilpres. Apalagi, pertanyaan yang dilontarkan kepada Ganjar merupakan permasalahan pembukaan diskotek.

"Nggak ada hubungannya pilpres sama diskotek juga. Itukan soal diskotek, saya kasih tau diskotek belum ada yang buka ya," tuturnya.

Untuk diketahui, colekan itu bermula dari tanya-jawab dengan warga bernama Tika di IG Staf khusus/Jubir Presiden, Fadjroel Rachman. Siaran langsung di medsos itu dilakukan bersama Ganjar Pranowo. Tika, dalam live IG itu, bertanya langsung. Dia membandingkan diskotek yang boleh buka, padahal ada larangan mudik.

Seperti yang diungkap Ganjar, Tika menyebut diskotek itu ada di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan. Kemudian Fadjroel meluruskan kalau hal itu menjadi kewenangan Gubernur DKI Jakarta.

"Nanti teman saya, namanya Pak Anies, nanti tak suruh biar beresin," balas Ganjar saat itu.

Ganjar kemudian mencontohkan tempat diskotek yang melanggar aturan dan langsung ditutup. Di akhir jawabannya, Ganjar membuat guyon perlu-tidaknya tim Pemprov Jawa Tengah ke Jakarta buat menutup kegiatan hiburan malam.

"Jadi yang seperti itu gini, dilaporin aja, ini kejadian, contoh Mbak sudah di Semarang kan sekarang. Diskotek joget-joget itu yang di dalam tahu lo ngrekam, ngrekam terus kemudian nggak pakai masker, jingkrak-jingkrak gitu. Langsung dikirim ke saya ada di DM, ke IG saya, ke Facebook saya. Langsung saya bilang, Satpol PP datengin hari ini, tutup besok pagi. Langsung saya tutup, nggak ada peduli. Jadi gitu, kasih aja ke saya, atau gini... saya kirim tim dari Jawa Tengah untuk tutup yang di Jakarta, eh nggak boleh ya," ujar Ganjar Pranowo seraya tertawa.

Tonton juga Video: Guyon Ganjar Akan Colek Anies Gegara Diskotek Jakarta

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/aik)