Wagub DKI Tak Hadir Jadi Saksi Sidang Kerumunan Habib Rizieq

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Senin, 19 Apr 2021 16:26 WIB
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.
Foto: Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Tiara Aliya/detikcom)

Aziz kemudian menyebut Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria akan menjadi salah satu saksi di persidangan. Dia mengatakan saksi-saksi itu dihadirkan sesuai dengan BAP.

"Urutan aja dari BAP-nya. (Anies Baswedan) nggak ada di kesaksian. Yang ada Wakil Gubernur DKI, harusnya hari ini," kata Aziz.

Selain Habib Rizieq, ada lima terdakwa lain di kasus ini. Mereka merupakan eks Ketum FPI, Ahmad Shabri Lubis, Haris Ubaidillah, Ali Alwi Alatas bin Alwi Alatas, Idrus alias Idrus Al-Habsyi, dan Maman Suryadi.

Mereka didakwa melakukan penghasutan sehingga menimbulkan kerumunan di Petamburan yang dianggap melanggar aturan mengenai pandemi virus Corona (COVID-19). Penghasutan ini disebut terjadi pada saat acara Maulid Nabi Muhammad SAW.

Sebagai informasi, Riza pernah diperiksa polisi saat menyelidiki kasus kerumunan. Riza menyampaikan klarifikasi terkait kerumunan massa dalam acara Habib Rizieq Shihab. Riza saat itu diperiksa polisi selama 8 jam.

"Hari ini saya sudah diterima untuk menyampaikan klarifikasi. Semua pertanyaan saya jawab apa adanya, tidak ada ditambah dan dikurangi sesuai dengan fakta data yang saya ketahui. Dalam pelaksanaannya dari jam 11.00 WIB lewat sampai jam 19.00 WIB, kurang lebih 8 jam," kata Riza Patria kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/11).

Riza mengatakan ada 46 pertanyaan yang dilontarkan oleh penyelidik, mayoritas berkaitan dari tugas dan wewenangnya sebagai Wagub DKI. Dia menambahkan, persoalan acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Tebet dan Petamburan juga turut dibahas oleh penyelidik.

Namun Riza tidak memerinci lebih jauh terkait substansi dari pertanyaan tersebut. Dia mengatakan pihaknya telah menyerahkan hal tersebut kepada aparat kepolisian.

"Tadi keterangan yang saya sampaikan terkait identitas diri, pekerjaan, jabatan tugas, wewenang, dan pertanyaan lain seperti masalah di Tebet dan juga Petamburan. Detailnya silakan teman-teman tanyakan ke penyidik," ujarnya.

Halaman

(fas/fas)