SBY Tak Hadiri Interpelasi DPR
Selasa, 07 Mar 2006 08:29 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dipastikan tidak akan menghadiri rapat interpelasi DPR. Presiden SBY harus memimpin rapat kabinet yang akan digelar pukul 10.00 WIB di Istana Negara.Juru bicara Presiden RI, Andi Malarangeng kepada detikcom menyatakan, presiden tidak bisa menjelaskan secara langsung interpelasi DPR tentang busung lapar dan polio karena dalam UU telah diatur penjelasan interpelasi pemerintah dapat diwakilkan, dan tidak harus oleh presiden. "Selain itu juga karena ada rapat kabinet," ujarnya.Selain itu, kata Andi, selama ini tradisi yang tercipta adalah presiden tidak selalu menghadiri interpelasi, namun dapat diwakilkan. "Surat pimpinan DPR pun menyebutkan boleh diwakilkan," ujar Andi, Selasa (7/3/2006).Andi menilai, jika ada beberapa fraksi seperti FPDIP dan FKB yang akan mempersoalkan ketidakhadiran SBY dalam interpelasi, seharusnya hal itu tidak perlu dipersoalkan. Soalnya, hal ini juga dilakukan oleh mantan presiden lainnya yakni Gus Dur dan Megawati."Teman-teman anggota dewan mudah-mudahan ingat dan tidak lupa. Pada saat Ibu Mega jadi presiden, interpelasi soal Sipadan dan Ligitan juga diwakilkan pada Menko Polkam yang saat itu dijabat SBY. Era Gus Dur juga demikian, tidak usahstandar ganda lah," pinta Andi.Andi juga menepis tudingan Presiden SBY tidak peka dengan suasana yang tidak harmonis antara lembaga kepresidenan dan DPR dengan ketidakhadiran dalam interpelasi. Hubungan presiden dengan DPR saat ini dinilai baik-baik saja."Presiden komunikasi dan silaturahminya bukan main. Setiap saat presiden selalu komunikasi dengan DPR," ucapnya.
(mar/)











































