Round-Up

Anak Berdarah, Perawat Siloam Dianiaya Hingga Memar Parah

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 17 Apr 2021 03:30 WIB

Tata mengatakan pelaku yang merupakan orang tua pasien itu sempat mengaku sebagai anggota polisi. Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri membantah aksi klaim terduga pelaku sebagai anggota polisi.

"Tidak betul (pelaku anggota Polri). Pelaku itu ngaku-ngaku sebagai anggota Polri," kata Irjen Eko saat dihubungi detikcom, Jumat (16/4).

Eko menegaskan anggota Polri yang ada di area kejadian justru mencegah pelaku agar tidak melakukan penganiayaan. Anggota Polri tersebut merupakan keluarga pasien lain yang juga dirawat.

HP Perawat Lain Dibanting hingga Rusak

Selain penganiayaan, pria berinisial JS juga dilaporkan ke polisi atas kasus perusakan. Orang tua pasien di RS Siloam itu diduga merusak handphone (HP) perawat lain.

"Benar pelapor atas Ardana Reswara Permatasari (31), yang juga merupakan perawat. Ia melaporkan terlapor JS dalam kasus perusakan," kata Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, Kompol M Abdullah, ketika dikonfirmasi detikcom, Jumat (16/4).

Dalam laporannya, kata Abdul, pelapor Ardana melaporkan pria berinisial JS karena merusak HP perawat lainnya. Kedua perawat sudah membuat laporan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

"Dalam laporan tersebut, pelapor mengatakan ia telah menjadi korban dari kemarahan dan arogansi pelaku, mengingat ponsel miliknya dirusak," terangnya.

Kejadian itu berawal saat terjadi keributan antara perawat dan pihak keluarga pasien. Perawat yang melihat kejadian itu lalu mengeluarkan HP untuk merekam peristiwa penganiayaan terhadap Christina Remauli. Pria berinisial JS lalu membanting HP tersebut ke lantai hingga rusak.

Laporan tersebut sudah diterima kepolisian dengan nomor: 686/IV/2021/Spkt/PolrestabesPalembang/PoldaSumsel. Polisi masih mendalami laporan korban, baik perawat korban penganiayaan maupun perawat yang jadi korban perusakan HP.

Polisi kemudian menangkap pria berinisial JS yang diduga menganiaya perawat RSSiloam. JS ditangkap di kawasan Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

"Iya tersangka penganiayaan terhadap perawat RS Siloam Sriwijaya sudah kita tangkap di OKI," kata Ps Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi kepada detikcom, Jumat (16/4/2021).

Halaman

(jbr/idh)