Pasca Isu Formalin, Order RPH Makassar Masih Surut

Pasca Isu Formalin, Order RPH Makassar Masih Surut

- detikNews
Selasa, 07 Mar 2006 06:03 WIB
Makassar - Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Makassar masih merasakan dampak dari merebaknya isu Anthrax dan formalin. Pendapatan yang diperoleh RPH belum pulih seperti sedia kala."Pembelian daging kerbau dan sapi memang sudah berangsur-angsur membaik. Tapi belum pulih seperti sebelum adanya isu Anthrax dan formalin pada Bakso," tutur Sudirman Latunrung, direktur utama Perusahaan Daerah (PD) Rumah Potong Hewan (RPH), kepada detikcom, Selasa (7/3/2006)Diakui Sudirman, biasanya pasokan di RPH Tamangapa, Antang misalnya yang dulunya berkisar 10 truk kerbau dan sapi atau sekitar 60 sapi, kini hanya bisa mencapai 5 truk. "Ibaratnya, waktu isu itu merebak kita tenggelam. Sekarang kita sudah mulai bisa bernapas, tapi belum bisa bernapas sepenuhnya," keluhnya.Sudirman menceritakan bahwa puncak-puncaknya sepi pembeli di RPH adalah pada bulan Oktober hingga Desember. "Saat itu Anthrax merebak, dan kemudian isu formalin juga mulai terdengar. Jadi pembeli takut untuk membeli daging kerbau dan sapi," tuturnya.Sudirman mengimbau agar masyarakat tidak terlalu cepat terpengaruh oleh isu dan berita yang merebak. "Kan tidak semua daging itu terkena formalin. Masih sangat banyak yang sehat untuk dikonsumsi. Jadi jangan takut," kata dia berpromosi. (mar/)


Berita Terkait