Jenderal Andika Teken MoU Pembiayaan 10 Ribu Rumah Prajurit TNI AD

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Jumat, 16 Apr 2021 13:26 WIB
Jenderal Andika Teken MoU Pembiayaan 10.000 Rumah Prajurit TNI AD (Foto: Wilda Nufus/detikcom)
Jenderal Andika meneken MoU pembiayaan 10 ribu rumah prajurit TNI AD. (Wilda Nufus/detikcom)
Jakarta -

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa meneken nota kesepahaman atau MoU dengan Bank Tabungan Negara (BTN) terkait pembiayaan rumah untuk prajurit TNI AD. Ada 10 ribu unit rumah prajurit yang akan disiapkan setiap tahunnya.

"Jadi tabungan ya memang program tabungan yang resmi ini memang kita serahkan dan begitu banyaklah kelebihan yang memang ada ditawarkan oleh BTN, sehingga semua yang menjadi hak prajurit mencicil maupun memutuskan untuk mendapatkan perumahan itu bisa diperoleh 100 persen," kata Andika di Mabes TNI AD, Jalan Veteran, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (16/4/2021).

Andika percaya BTN memiliki legalitas yang tidak diragukan lagi. Untuk itu, Andika menyerahkan sepenuhnya pengelolaan tabungan rumah prajurit TNI AD ke bank BUMN itu. Hal ini juga untuk mempermudah para prajurit TNI AD mendapatkan rumah.

"BTN memang salah satu BUMN yang berarti juga memiliki kewenangan, kemudian legalitas, tidak ada lagi yang meragukan dan kami juga belajar dari kekurangan kami dalam mengelola tabungan wajib perumahan di Angkatan Darat dan itulah yang mendasari kami ya sudah saatnya untuk menyerahkan kepada ahlinya itulah," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo merasa terhormat karena mendapat kepercayaan untuk mewujudkan impian hunian bagi para prajurit TNI AD. Haru mengatakan pihaknya sudah berkomitmen untuk membiayai 10 ribu unit rumah per tahun dengan skema lebih murah.

"Kerja sama ini menjadi suatu kehormatan bagi Bank BTN untuk mendukung dan mewujudkan impian para prajurit TNI AD akan hunian. Kami berkomitmen siap membiayai sekitar 10 ribu unit rumah bagi para prajurit TNI AD setiap tahun dengan skema yang lebih murah dan lebih mudah," kata Haru.

Haru mengaku pihaknya sudah berpengalaman selama 44 tahun terkait KPR. Untuk itu, ia akan mengoptimalkan kepercayaan dari TNI AD itu dengan sebaik-baiknya.

"Kami memiliki pengalaman selama lebih dari 44 tahun menyalurkan KPR di Indonesia sehingga kepercayaan dari TNI AD akan kami optimalkan," tuturnya.

Haru menuturkan pengelolaan perumahan itu akan menggunakan dana tabungan wajib perumahan angkatan darat (TWP AD). Perseroan, kata Haru, juga akan menyediakan kredit pemilikan rumah untuk prajurit TNI.

"Dalam kerja sama tersebut, Bank BTN juga akan mengelola dan mengoptimalkan dana tabungan wajib perumahan angkatan darat (TWP AD). Perseroan juga akan menyediakan banyak layanan kredit konsumer, termasuk kredit pemilikan rumah (KPR) untuk para anggota TNI AD," ungkapnya.

Tonton juga Video: KSAD Tegaskan Calon Tamtama TNI Tidak Dipungut Biaya

[Gambas:Video 20detik]



(whn/mae)