Gunung Ili Lewotolok NTT Erupsi

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 16 Apr 2021 12:45 WIB
Gunug Ili Lewotolok NTT Erupsi, Jumat (16/4) pukul 12.16 WITA
Foto: Gunug Ili Lewotolok NTT Erupsi, Jumat (16/4) pukul 12.16 WITA (Dok. Kementerian ESDM)
Jakarta -

Gunung api Ili Lewotolok, Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) erupsi. Ketinggian abu vulkanik mencapai 1,5 kilometer.

"Terjadi erupsi G. Ili Lewotolok pada hari Jumat, 16 April 2021, pukul 12:16 WITA dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.500 m di atas puncak (± 2.923 m di atas permukaan laut)," tulis Kementerian ESDM melalui laman resminya, Jumat (16/42021).

Abu vulkanik teramati ke arah Barat. Warna abu teramati berwarna putih hingga kelabu.

"Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 29 mm dan durasi 30 detik," katanya.

Masyarakat di pada radius 3 km dari puncak gunung direkomendasikan tidak beraktivitas di sekitar lokasi. Kementerian ESDM juga mengimbau warga sekitar untuk waspada.

"Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan direkomendasikan agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 km dari puncak/kawah G. Ili Lewotolok. Masyarakat Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya longsoran material lapuk yang dapat disertai oleh awan panas dari bagian tenggara puncak/kawah G. Ili Lewotolok," katanya.

Warga diminta untuk menggunakan masker untuk melindungi diri dari bahaya abu vulkanik. Selain itu, warga yang tinggal di aliran sungai dekat gunung diminta waspada dengan potensi banjir lahar saat hujan.

"Mengingat potensi bahaya abu vulkanik yang dapat mengakibatkan gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan lainnya maka masyarakat yang berada di sekitar G. Ili Lewotolok agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut maupun perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit," ucapnya.

"Mengingat abu vulkanik hingga saat ini jatuh di beberapa sektor di sekeliling G. Ili Lewotolok maka masyarakat yang bermukim di sekitar aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Ili Lewotolok agar mewaspadai ancaman lahar terutama di saat musim hujan," kata dia.

Tonton juga Video: Detik-Detik Gunung Ili Lewotolok Erupsi, Warga Berlarian

[Gambas:Video 20detik]



(lir/imk)