Para Menteri di Pusaran Isu Reshuffle Kabinet

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 16 Apr 2021 10:04 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Maruf Amin bersama para menteri Kabinet Indonesia Maju menggelar Sidang Kabinet Paripurna di kantor Presiden, Jakarta, Kamis (14/11/2019). Sidang kabinet itu terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.
Ilustrasi sidang kabinet (Foto: Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju menguat. Sejumlah menteri dan anggota kabinet dinilai layak kehilangan posisi.

Misalnya, menurut hasil survei Lembaga Indonesia Political Opinion (IPO), Menkum HAM Yasonna Laoly, Menaker Ida Fauziyah hingga Menpora Zainuddin Amali menjadi sosok yang diharapkan di-reshuffle. Kinerja ketiganya juga dianggap tidak memuaskan.

Berikut ini hasil survei persepsi publik mengenai kinerja kementerian:

Menteri yang dianggap paling tak memuaskan
1. Yasonna H Laoly: 50%
2. Ida Fauziyah: 45%
3. Zainudin Amali: 40%
4. Syahrul Yasin Limpo: 33%
5. Tjahjo Kumolo: 31%

Kementerian yang diharapkan di-reshuffle
1. Kemenko Perekonomian: 36%
2. Kemenko Polhukam: 24%
3. Kemenko Maritim dan Investasi: 11%
4. Kemenko PMK: 29%

Menteri di bawah Kemenko Perekonomian yang diharapkan di-reshuffle
1. Ida Fauziyah: 46%
2. Teten Masduki: 28%
3. Syahrul Yasin Limpo: 27%
4. Wahyu Sakti Trenggono: 30%
5. Siti Nurbaya Bakar: 23%
6. Arifin Tasrif: 19%

Menteri di bawah Kemenko Polhukam yang diharapkan di-reshuffle
1. Yasonna H Laoly: 54%
2. Tjahjo Kumolo: 34%
3. Johnny G Plate: 29%

Menteri di bawah Kemenko PMK yang diharapkan di-reshuffle
1. Zainudin Amali: 41%
2. I Gusti Ayu Bintang Darmawati: 15%
3. Abdul Halim Iskandar: 12%

Sementara, menurut Ketua Umum Jokowi Mania (JoMan) Immanuel Ebenezer atau Noel, ada 5 menteri yang layak di-reshuffle. Lima menteri itu yakni Menteri Pertanian Yasin Limpo, Menteri Agraria Sofyan Djalil, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, serta Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Nama Mendikbud Nadiem Makarim juga masuk dalam pusaran reshuffle kabinet. Nadiem dinilai menjadi salah satu menteri yang layak dievaluasi. Sebab, dia dianggap tak berperforma selama masa pandemi dan juga dinilai terlalu banyak kontroversi.

"Mayoritas banyak menteri yang perlu dievaluasi, termasuk Menteri Pendidikan. Selama pandemi kan tidak terlihat perform," ujar Adi kepada detikcom, Selasa (13/4).

Kemudian, yang paling santer disebut-sebut dalam isu reshuffle ini adalah Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Moeldoko dinilai tak layak dipertahankan di dalam kabinet sehubungan dengan manuvernya terkait Partai Demokrat.

"Mestinya Moeldoko diganti. Karena sudah melakukan tindakan memalukan, dan telah mempermalukan Jokowi dan pihak Istana. Tindakan Moeldoko mengkudeta PD merupakan bentuk abuse of power," kata pengamat politik dari Universitas Al-Azhar, Ujang Komarudin, kepada wartawan, Rabu (14/4).

Terbaru, elite PKB membocorkan inisial nama anggota kabinet yang akan didepak Jokowi. Anggota kabinet tersebut disebut berinisial M.

Setidaknya ada 4 anggota kabinet Jokowi yang berinisial M. Berikut rinciannya:

1. Menko PMK Muhadjir Effendi
2. Menko Polhukam Mahfud Md
3. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi
4. Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko

Simak Video: Ngabalin Yakin Bahlil Lahadalia Jadi Menteri Investasi!

[Gambas:Video 20detik]



(mae/van)