Jubir Yenny Wahid Buka Suara soal Isu Kudeta, Minta Sesepuh Tegur Cak Imin

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Kamis, 15 Apr 2021 15:17 WIB
Juru bicara Yenny Wahid, Imron Rosyadi Hamid
Juru bicara Yenny Wahid, Imron Rosyadi Hamid (Foto: Dok. Imron).
Jakarta -

Putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid, angkat bicara soal kondisi internal PKB yang tengah dilanda isu muktamar luar biasa (MLB) mengganti Ketum Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Yenny ingin sesepuh PKB mengingatkan Cak Imin.

"Mbak Yenny sudah mendengar berita-berita menyangkut dinamika internal PKB setelah dilangsungkannya muscab serentak tahun 2021 yang menimbulkan ketidakpuasan pengurus daerah. Dalam pandangan kami, PKB di bawah kepemimpinan Muhaimin Iskandar semakin menunjukkan watak oligarkis dan nepotisme yang tidak sehat bagi pengembangan demokrasi," kata juru bicara Yenny Wahid, Imron Rosyadi Hamid, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/4/2021).

Imron mengatakan pihak Yenny Wahid ingin sesepuh PKB mengingatkan Cak Imin untuk kembali ke sejarah partai. Imron menyinggung Cak Imin dan pelengseran Gus Dur terkait konflik PKB.

"Kami mengetuk kesadaran semua pihak, termasuk internal DPP, bahkan para sesepuh agar mengingatkan Muhaimin Iskandar dan lingkaran elitenya untuk kembali kepada sejarah awal berdirinya partai, termasuk sejarah masa lalu Cak Imin dalam memperlakukan Gus Dur dalam konflik PKB yang masih terus diingat warga NU," ujar Imron.

Menurut jubir Yenny Wahid, sosok Gus Dur bukan hanya seorang pendiri PKB, tapi juga cucu pendiri NU. Imron khawatir diamnya sesepuh PKB malah terkesan melindungi Cak Imin.

"Gus Dur tidak sekadar pendiri PKB, tetapi juga cucu Hadratus Syekh Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama yang seharusnya tidak diperlakukan seperti itu. Kami khawatir, diamnya para sesepuh akan dianggap sebagai upaya perlindungan kepada Cak Imin, yang memiliki sejarah kelam terhadap Gus Dur sehingga berdampak pada penilaian negatif kalangan akar rumput terhadap para sesepuh. Kesadaran kolektif diperlukan agar proses demokrasi di PKB kembali bisa berjalan normal," imbuhnya.

Simak juga 'Said Aqil Sapa Cak Imin Capres 2024 di Seminar PMII IAIN':

[Gambas:Video 20detik]



(rfs/gbr)