Davina dan Greenpeace Ikut Kecam Lucinta Luna yang Naik Lumba-lumba!

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 15 Apr 2021 14:42 WIB
Dokter Reza Gladys melakukan perawatan kecantikan kepada artis Lucinta Luna di klinik Glafidsya Medika, Lebak Bulus, Senin (15/3/2021).
Foto: Lucinta Luna (Grandyos Zafna)
Jakarta -

Lucinta Luna dikecam keras karena berpegangan pada sirip lumba-lumba yang sedang berenang seperti menaikinya. Aksi Lucinta saat bermain dengan lumba-lumba itu dianggap sebagai aksi perbudakan terhadap hewan.

Mulanya, kecaman ini dilayangkan oleh aktris dan aktivis hewan, Davina Veronica lewat akun Instagramnya, @davinaveronica. Davina mengaku sedih melihat aksi Lucinta Luna tersebut. detikcom telah mendapat izin untuk mengutip caption unggahan Davina.

"Sedih banget melihat ini. Dolphin ini seperti budak manusia. A slave for human entertainment. Kamu tahu tidak bahwa dolphin adalah hewan paling cerdas di bumi ini. They are intelligent, complex and gentle creatures," tulis Davina dalam unggahannya, Kamis (15/4/2021).

[Gambas:Instagram]



Davina meminta agar setiap orang berpikir ulang saat ingin bermain-main dengan lumba-lumba.

"Please think about this before you pay for something like this," ungkapnya.

Davina VeronicaDavina Veronica (Foto: Erika Kurnia)

Kecaman serupa juga dilontarkan oleh Greenpeace Indonesia. Greenpeace bicara menilai satwa laut tak boleh dimanfaatkan untuk bisnis pariwisata.

"Kejadian dan perilaku tersebut patut dikecam dan disesalkan. Penting untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat bahwa tindakan penangkaran satwa laut seperti misalnya lumba-lumba, hiu, penyu untuk kepentingan bisnis pariwisata bukan solusi untuk konservasi laut, tapi menambah permasalahan," kata Juru Kampanye Laut Greenpeace, Arifsyah Nasution saat dihubungi, Kamis (15/4).

Dia mengingatkan bahwa satwa laut seperti lumba-lumba harusnya hidup di laut bebas. Dia meminta agar aksi yang dilakukan oleh Lucinta Luna tak dijadikan sebagai rujukan publik.

"Solusi terbaik untuk mendukung konservasi laut adalah meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa satwa-satwa terkait habitatnya ada di laut bebas, bukan dalam kurungan jaring. Dan publik figur harusnya lebih bijak dalam tindakan dan unggahan di sosial media. Jangan sampai tindakan yang tidak tepat, malah jadi rujukan publik," tuturnya.

Simak juga 'Kembalinya Ratu Salomeh Lucinta Luna Usai Bebas dari Penjara':

[Gambas:Video 20detik]



(rdp/tor)