Meneropong Peluang Koalisi Poros Islam di Pemilu 2024

Eva Safitri - detikNews
Kamis, 15 Apr 2021 14:26 WIB
Menguatnya Politik Islam, Bukan Partai Islam
Partai Islam (Foto: detik)
Jakarta -

Koalisi poros Islam menguat pada Pemilu 2024. Berawal dari wacana PPP-PKS yang membuka peluang, lalu disambut baik oleh partai Islam lain, seperti PKB, PAN, dan PBB. Lantas bagaimana peluangnya?

"Ini bisa menjadi reinkarnasi kekuatan poros Islam seperti pada 1999 waktu menjadikan Gus Dur sebagai presiden, ada momentum pas di mana kelompok politik Islam ini menyadari kekuatan politik mereka, mengkonsolidasi pemilih Islam. Ini tentu kabar baik yang tentu direspons positif," kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno kepada wartawan, Kamis (15/4/2021).

Tapi koalisi itu, kata Adi, belum tentu berjalan lurus. Apalagi dalam mengusung capres. Perbedaan ideologis antar-partai Islam akan menjadi masalah jika mementingkan ego masing-masing.

"Cuma kan problem-nya poros Islam itu sering kali retak di tengah jalan, layu sebelum berkembang, karena beberapa faktor, karena ego sektoral, kedua karena faktor ideologi yang berbeda, ketiga karena tidak adanya figur kunci yang merekatkan mereka. Semua partai Islam mengaku bahwa merekalah yang kemudian dinilai punya kader terbaik untuk diusung jadi capres. Ini sering kali membuat mereka layu," ujarnya.

"Kedua irisan ideologi Islam yang berbeda, harus diakui bahwa pemilih PKB, PKS, bahkan pemilih PAN sering nggak akur hanya persoalan qunut, tahlil nggak tahlil, atau ke kuburan atau tidak. Ini menjadi psikologi politik yang kerap dikatakan bahwa partai Islam sulit bersatu," lanjut Adi.

Simak selengkapnya di halaman berikut

Saksikan video 'PPP dan PKS Buka Peluang Koalisi Poros Partai Islam':

[Gambas:Video 20detik]