detik's Advocate

Saya Selingkuh dan Ingin Ceraikan Suami, Apakah Dapat Hak Asuh Anak?

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 15 Apr 2021 08:11 WIB
ilustrasi cerai
Ilustrasi perceraian (Foto: iStock)
Jakarta -

Perceraian membawa banyak dampak, salah satunya soal hak asuh anak. Di beberapa kasus, perebutan anak malah berujung laporan pidana oleh mantan istri/suami.

Sebagaimana diceritakan pembaca detikcom, F, yang telah bersuami dan memiliki anak usia 2 tahun. F mengaku sudah tidak mencintai suaminya. Namun saat ingin bercerai, dia bimbang tidak mendapatkan hak asuh anak karena pernah 'berdosa' dalam hubungan rumah tangga itu. Berikut ceritanya:

Kepada detik's Advocate

Perkenalkan saya F dan tinggal di Jakarta Utara.

Pernikahan kami sudah berjalan lima tahun dan dikaruniai anak usia 2 tahun. Karena satu-dua hal, saya sudah tidak cinta suami saya dan ingin bercerai. Namun, yang saya takutkan bila bercerai, saya tidak mendapatkan hak asuh anak saya. Sebab, saya pernah selingkuh.

Mohon diberikan masukan.

Terimakasih.

JAWABAN:

Alasan perceraian harus dengan alasan yang kuat, seperti:

1. Suami melakukan KDRT (kekerasan dalam rumah tangga);
2. Suami melanggar ikrar taklik talak;
3. Suami selingkuh;
4. Suami merupakan pemabuk/penjudi;
5. Suami mendapat hukuman penjara minimal 5 (lima) tahun;
6. Tidak memberi nafkah lahir batin;
7. Hilangnya keberadaan suami ± 4 (empat) tahun.

Lalu bagaimana perceraian terjadi? Anak akan ikut siapa?

Simak berita selengkapnya pada halaman selanjutnya.

Tonton juga Video: Tanggapi Gugatan Cerai Kim Kardashian, Kanye West Bahas Hak Asuh

[Gambas:Video 20detik]