Komisi V Boikot Raker Tol dengan Menteri PU

Komisi V Boikot Raker Tol dengan Menteri PU

- detikNews
Senin, 06 Mar 2006 16:23 WIB
Jakarta - Rapat Kerja Komisi V DPR dengan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto gagal karena diboikot anggota Komisi V. Rapat yang akan membahas kenaikan tarif tol ini akhirnya ditunda sampai waktu yang belum ditentukan.Rapat tersebut dimulai pukul 10.00 WIB, Senin (6/3/2006). Sebelum rapat dengan Djoko Kirmanto dimulai, Komisi V menggelar rapat internal untuk menentukan sikap. Dalam rapat internal tersebut, sejumlah anggota Komisi V tersinggung atas pernyataan Dirut PT Jasa Marga Safruddin Alambay yang mengatakan kenaikan tarif jalan tol tidak perlu menerima masukan dari DPR.Akhirnya, rapat internal memutuskan untuk tidak menggelar rapat kerja dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) terkait kenaikan tarif jalan tol. Dan rapat kerja ditunda sampai Menteri PU menjelaskan secara tuntas alasan kenaikan jalan tol."Rapat kita skors agar jangan sampai muncul di masyarakat seolah-olah Komisi V setuju tarif tol naik. Kita belum diajak bicara kok," kata Wakil Ketua Komisi V Ahmad Muqowwan kepada wartawan di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (6/3/2006).Wakil Ketua Komisi V lainnya, Soemaryoto, menambahkan raker ditunda agar tidak terjadi debat kusir mengenai kenaikan tarif. "Secara psikologis, anggota Komisi V tidak memungkinkan untuk menggelar raker karena akan terjadi debat yang tidak menguntungkan. Semoga ini menjadi pelajaran bagi Menteri PU untuk tidak membuat kebijakan sepihak," katanya.Sementara Djoko Kirmanto menanggapi penolakan rapat tersebut hanya berujar pendek. "Ini bukan diboikot. Ini hanya ditunda," kilahnya. (jon/)


Berita Terkait