Terus-terusan Didemo, PM Thaksin Ogah Mundur
Senin, 06 Mar 2006 14:57 WIB
Jakarta - Puluhan ribu warga kembali mendemo Perdana Menteri (PM) Thailand Thaksin Shinawatra. Pemimpin negeri Gajah Putih itu didesak untuk meletakkan jabatannya.Namun Thaksin bersikeras tidak akan mundur dari jabatannya. "Saya tidak akan mengundurkan diri karena pengunduran diri saya tidak menyelesaikan apa pun," tegas Thaksin kepada wartawan di ibukota Bangkok seperti diberitakan Associated Press, Senin (6/3/2006).Belakangan ini, Thaksin tengah menjadi target para pendemo yang menuntut pengunduran dirinya akibat dugaan korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan. Lebih dari 50 ribu orang berkumpul di lapangan Sanam Luang dekat istana raja di Bangkok pada Minggu (5/3/2006) malam kemarin. Seperti halnya aksi-aksi demo sebelumnya, unjuk rasa besar-besaran tersebut berlangsung damai. Parnthep Pourpongpan, juru bicara Sondhi Limthongkul, anggota senior partai anti-Thaksin, People's Alliance for Democracy, mengatakan bahwa kelompok tersebut akan terus melakukan aksi protes setiap hari sampai Thaksin mundur."Kami akan bertemu setiap hari pada pukul 16.00 (di Sanam Luang) sampai Thaksin mundur. Kami akan meneruskan upaya-upaya kami secara damai dan tidak akan pernah menyerah sampai dia berhenti, itulah tujuan utama kami," tegasnya.Namun tampaknya Thaksin tidak peduli dengan semua tekanan yang sedang dialaminya. "Saya tidak akan menjadi perdana menteri yang berhenti setelah adanya beberapa tekanan terhadap saya," kata Thaksin di depan ribuan pendukungnya di kota Khon Kaen."Perdana menteri lain mengundurkan diri ketika konflik meningkat, tapi saya tidak akan berhenti. Saya tidak ingin membuat contoh yang buruk," imbuhnya.
(ita/)











































