Round-Up

Tutup Pintu bagi Penerus Megawati di Luar Trah Sukarno

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 14 Apr 2021 07:04 WIB
Megawati
Megawati dan trah Sukarno (pool)
Jakarta -

Bursa calon pengganti Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri terus bergulir meskipun Kongres PDIP masih jauh. Meskipun Jokowi disebut-sebut masuk bursa tersebut, tapi kekuatan trah Sukarno tetap dianggap sebagai kunci partai berlambang banteng ini.

Mulanya, isu pengganti Megawati ini digulirkan oleh Ketua DPC PDIP Solo, Fx Hadi Rudyatmo. Dia mendorong Prananda menjadi pengganti Megawati. Dukungan agar Prananda maju itu disampaikan Rudy saat bicara soal kaderisasi yang disebutnya harus dilakukan pada 2024. Dia menyinggung soal Megawati, yang sudah menjadi Ketum PDIP sejak 1998.

"Kaderisasi harus dilakukan sedini mungkin. Karena Bu Mega Ketua Umun PDIP sejak 1998. Kalau 2024 ingin menyerahkan tongkat estafet, kita harapkan ke Mas Prananda," kata Rudy.

Elite PDIP, Hendrawan Supratikno, kemudian buka suara. Dia mengungkap ada perintah Megawati kepada Prananda dan Puan.

Hendrawan juga menyebut siapa Ketum PDIP berikutnya berada di tangan Megawati. Dia mengatakan AD/ART PDIP mengatur Ketum PDIP yang baru diputuskan oleh Megawati selaku Ketum petahana.

"Dalam AD/ART PDIP sudah jelas, ketum yang baru diputuskan oleh ketum petahana. Jadi tidak perlu ada kubu-kubuan, dukung-mendukung atau seru-menyeru. Ibu Megawati yang akan memutuskan," kata Hendrawan.

Hendrawan menyebut Prananda dan Puan punya peran masing-masing di PDIP. Dia mengatakan pembagian peran itu merupakan perintah dari Megawati.

Menurut Hendrawan, Megawati memerintahkan Puan bergerak di hilir PDIP, seperti eksekutif dan legislatif. Sedangkan Prananda, kata Hendrawan, bergerak di hulu, seperti mengkonsolidasi partai.

Simak juga Video: Megawati Kenang Jasa Bung Karno Lahirkan Gaya 'Batik Indonesia'

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2