Pulau Kecil Muncul di NTT Usai Badai Siklon Seroja, Apa Namanya?

Jabbar Ramdhani - detikNews
Selasa, 13 Apr 2021 17:08 WIB
Pulau kecil muncul di perairan Kabupaten Rote Ndao NTT usai terjadi badai dampak kelahiran Siklon Tropis Seroja (dok Camat Loahulu)
Foto: Pulau kecil muncul di perairan Kabupaten Rote Ndao NTT usai terjadi badai dampak kelahiran Siklon Tropis Seroja (dok Camat Loahulu)
Kupang -

Pulau kecil di perairan Kabupaten Ndao Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT). Diduga pulau kecil tersebut muncul setelah terjadi badai dampak kelahiran Siklon Tropis Seroja.

Camat Loahulu NTT Jemmy Adu mengatakan pulau kecil tersebut berada di antara Desa Holulai dan Desa Tasilo. Pulau kecil tersebut berbentuk memanjang sehingga terlihat seperti tanggul pemecah ombak.

"Itu muncul sejak Minggu, tanggal 4 April. Warga nelayan yang awal pertama menemukan," kata Jemmy saat dihubungi, Selasa (13/4/2021).

Dia mengatakan sebelumnya tak pernah terlihat gundukan tanah di perairan tersebut. Pulau tersebut terdiri dari gundukan pasir dan terumbu karang yang berwarna putih kekuningan.

"Sementara kita masih sibuk penanganan korban, diperkirakan panjangnya 50 meter dan lebarnya sekitar belasan meter. Tingginya mencapai 3 meter kalau air surut. Kalau pasang masih terlihat," ujar Jemmy.

Pulau kecil tersebut berjarak sekitar 400 meter dari bibir pantai yang ada permukiman warga. Namun, meskipun pulau itu tidak tenggelam saat air pasang, tetap tak ada warga yang meninggali pulau tersebut.

Tanah di pulau tersebut keras untuk dibangun sebuah bangunan dan sulit untuk ditanami tumbuhan.

"(Tidak ada yang tinggal di pulau itu) memang karena alasan keamanan. Kemudian pulau itu hanya gundukan pasir dan karang," ucapnya.

Apa nama untuk pulau baru tersebut? Jemmy mengatakan saat ini pemerintah daerah NTT sedang fokus pada penanganan bencana. Nantinya Bupati Rote Ndao akan mengunjungi pulau kecil tersebut.

"Kami masih koordinasi dengan pemda. Mungkin nanti, karena sekarang kita masih fokus penanganan bencana. Ada rencana bupati berkunjung, tapi saat ini masih urus darurat bencana," jelas dia.

Simak juga 'Update Korban Banjir di NTT: 179 Tewas, 46 Hilang':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/idh)