Kurangi Kecelakaan, KAI Masifkan Penutupan Perlintasan Sebidang Liar

Yudistira Imandiar - detikNews
Selasa, 13 Apr 2021 15:31 WIB
KAI
Foto: KAI
Jakarta -

PT Kereta Api Indonesia (KAI) secara berkelanjutan menertibkan perlintasan liar di berbagai wilayah. Perlintasan sebidang tak resmi yang dapat membahayakan pengguna lalu lintas ditutup permanen.

Perlintasan liar yang masih ditemukan di berbagai daerah di Jawa hingga Sumatera berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal. Oleh sebab itu, KAI setiap tahunnya menertibkan perlintasan liar yang masih dilintasi masyarakat.

"Setiap tahunnya, KAI telah memprogramkan rencana penutupan perlintasan sebidang secara permanen. Pada tahun 2020 lalu, KAI telah menutup sebanyak 403 perlintasan liar di seluruh Daop dan Divre," jelas VP Public Relations PT KAI Joni Martinus dalam keterangan tertulis, Selasa (13/4/2021)

Joni menambahkan, KAI juga merencanakan, mengusulkan, dan merealisasikan perubahan perlintasan sebidang menjadi tidak sebidang. Seperti dipaparkan Undang-undang Nomor 23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian pasal 91 ayat 1 mengamanatkan agar perpotongan antara jalur kereta api dan jalan dibuat tidak sebidang. Dalam implementasinya, perpotongan antara jalur kereta api dan jalan seharusnya dibuat berada di bawah jalur KA atau disebut dengan underpass maupun di atas jalur KA atau disebut dengan flyover.

Selain itu, KAI juga mengawasi keselamatan di perlintasan sebidang yang menjadi kewenangannya, melakukan sosialisasi melalui media dan secara langsung di lapangan, serta melakukan kampanye keselamatan di perlintasan sebidang di berbagai media.

Di tahun 2019, DPR RI, Ditjen Perkeretaapian Kemenhub, KNKT, Kemendagri, Polri, Bappenas, Jasa Raharja, dan KAI menginisiasi komitmen bersama keselamatan di perlintasan kereta api. Dalam melaksanakan komitmen tersebut, masing-masing pihak mengevaluasi keselamatan di perlintasan sebidang sesuai kewenangannya, serta berupaya meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang sesuai tugas dan kewenangannya.

"Pada tahun 2021 ini, KAI menargetkan dapat menutup sebanyak 300 perlintasan sebidang di seluruh Daop dan Divre. Ini tentu bukan pekerjaan yang mudah namun tidak berarti mustahil untuk diwujudkan dengan adanya kolaborasi dan sinergi dari seluruh pihak yang berkepentingan sesuai kewenangannya. Semoga rencana baik ini bisa terlaksana dengan baik dan keselamatan perjalanan KA terus terjaga," urai Joni.

(akn/ega)