Ngaku Diberhentikan Sepihak, Kader PKB Jeneponto Dukung 'Kudeta' Cak Imin

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Selasa, 13 Apr 2021 14:30 WIB
Andi Mappatunru
Andi Mappatunru (Foto: dok. pribadi)
Jakarta -

Suara gerakan kudeta Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin kini datang dari Sulawesi Selatan (Sulsel). Sejumlah kader di Jeneponto, Sulsel, menginginkan Muktamar Luar Biasa (MLB) PKB.

Mantan Ketua DPC PKB Kabupaten Jeneponto Andi Mappatunru menyebut ada sejumlah kader di Jeneponto yang menginginkan MLB PKB. Andi menyebut ingin mengembalikan AD/ART PKB seperti semula.

"Jadi menurut saya, alasan saya adalah ingin kita luruskan Partai Kebangkitan Bangsa ini. Kita ingin selamatkan partai ini. Untuk usulan muktamar luar biasa, lalu menyusun kembali AD/ART sesuai AD/ART saat dibuat Partai Kebangkitan Bangsa," kata Andi.

Menurut Andi, roda organisasi di PKB saat ini tak sesuai dengan AD/ART, khususnya dalam pemilihan ketua DPW, DPC, hingga DPAC. Ada sejumlah pelanggaran, kata Andi, dalam pemilihan.

"Pelanggaran AD/ART yang merupakan hasil perubahan Muktamar Bali adalah di AD/ART untuk pemilihan ketua wilayah adalah melalui usulan DPC maksimal 5 orang, lalu dikirim ke DPP, lalu DPP menunjuk ketua. Demikian pula pemilihan ketua DPC diusulkan oleh DPAC maksimal 5 orang, lalu diseleksi di DPW, lalu DPW mengirim hasil seleksi ke DPP untuk ditunjuk oleh DPP sebagai ketua DPC. Namun di Sulsel pemilihan DPW dan pemilihan DPC, dan DPAC tidak sesuai dengan AD/ART yang dulu maupun AD/ART Bali. Jadi pemilihan DPW, DPC, DPAC Sulawesi Selatan melanggar AD/ART," ujar Andi.

Pelanggaran AD/ART ini, kata Andi, berdampak juga pada dirinya. Andi mengaku memegang SK sebagai Ketua DPC PKB Jeneponto hingga 2022.

Namun Andi mengaku diberhentikan sepihak saat pemilihan tanpa ada klarifikasi atau diundang dalam musyawarah. Andi menyebut sedang menyiapkan langkah hukum terkait perkara ini.

"SK yang saya pegang mulai dari 2012 menjadi ketua sampai 2022. Tetapi tiba-tiba dihentikan, tiba-tiba ada pemilihan serentak, jangankan saya menjadi peserta kembali, diundang di musyawarah saja saya tidak ada," ujar Andi.

Andi bercerita ada 11 DPC yang bernasib sama dengan dirinya. Oleh sebab itu, dia bersama kader lain ingin diselenggarakan MLB PKB.

Namun, Andi tak menyebutkan jumlah kader yang ingin MLB PKB digelar. Andi hanya mengklaim ada 12 DPC yang ingin MLB PKB digelar.

"Di Sulsel ada 12 yang sudah bersedia melakukan itu. Karena dia mendapatkan perlakuan yang sama," imbuhnya.

detikcom sudah menghubungi DPP PKB perihal gerakan MLB PKB namun belum mendapat respons.

Lihat juga Video: Said Aqil Sapa Cak Imin Capres 2024 di Seminar PMII IAIN

[Gambas:Video 20detik]



(rfs/gbr)