Hilal Belum Terlihat di Makassar, BMKG Ungkap Sebabnya

Hermawan Mappiwali - detikNews
Senin, 12 Apr 2021 17:45 WIB
Hilal belum terpantaundi Makassar karena faktor cuaca (Hermawan Mappiwali/detikcom)
Foto: Hilal belum terpantaundi Makassar karena faktor cuaca (Hermawan Mappiwali/detikcom)
Makassar -

Tim gabungan dari Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan (Sulsel) dan BMKG Wilayah IV Makassar, hari ini memantau hilal 1 Ramadhan 1442 Hijriah di Makassar. Namun pemantauan tersebut belum membuahkan hasil karena hilal belum terlihat.

"Jadi setelah kita pantau, hilal belum terlihat sedangkan waktunya (waktu pemantauannya) sudah habis," kata Kepala Balai Besar Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar, Darmawan, kepada wartawan, Senin (12/4/2021).

Pemantauan hilal ini berlangsung di Rooftop Mal GTC Makassar, Jalan Metro Tanjung Bunga. Pemantauan tersebut berlangsung sekitar 15 menit, yakni sejak terbenamnya matahari, pukul 18.03 Wita hingga terbenamnya bulan, pukul 18.19 Wita.

Namun selama pemantauan tersebut, hilal sama sekali tak terlihat di lokasi. Darmawan mengatakan, hilal tak terlihat karena faktor cuaca.

Hilal belum terpantaundi Makassar karena faktor cuaca (Hermawan Mappiwali/detikcom)Hilal belum terpantaundi Makassar karena faktor cuaca (Hermawan Mappiwali/detikcom) Foto: Hilal belum terpantaundi Makassar karena faktor cuaca (Hermawan Mappiwali/detikcom)

"Sampai sekarang cuaca ternyata mendung dan ada awan tebal di ufuk, jadi (hilal) tidak terlihat," jelas Darmawan.

Dia mengatakan, awan tebal tersebut disebabkan oleh suhu cuaca yang cukup panas di siang hari tadi hingga membuat awan dengan cepat terbentuk di langit.

"Tadi kan panas sekali, sehingga penguapan cepat sekali itu yang menyebabkan awan di laut cepat tumbuh. Karena panas, awan itu sangat cepat sekali, itu yang membuat hilal tidak terlihat," jelasnya.

Pantauan detikcom, Tim Kemenag Sulsel dan BMKG Wilayah IV Makassar, telah berada di lokasi sekitar pukul 15.00 Wita. Tapi pada pukul 16.30 Wita, langit yang awalnya terlihat cukup cerah tiba-tiba berubah menjadi mendung.

Situasi tersebut terus berlanjut hingga waktu pemantauan hilal berlangsung. Bahkan, terjadi hujan gerimis saat pemantauan hilal dilakukan.

Akibat kondisi ini, pemantauan hilal di tempat lain diharapkan berjalan dengan baik. Untuk wilayah Sulawesi Selatan, pantauan hilal juga dilakukan di Kabupaten Kepulauan Selayar.

"Tapi dari Depag ada juga di Selayar ternyata ya, jadi nanti kita tanyakan bagaimana hasil pantauan di sana," kata Darmawan.

(hmw/jbr)