Harian Ambon Ekspres Didemo Wartawannya Sendiri
Senin, 06 Mar 2006 11:23 WIB
Ambon - Akibat semena-mena dalam merombak sistem kerja dan jabatan dalam tubuh redaksi, puluhan wartawan dan karyawan Jawa Pos News Network (JPNN) melakukan unjuk rasa menuntut mundur Direktur Harian Ambon Ekspres Machfud Waleulu.Aksi dilakukan sejak pukul 10.00 WIT di depan kantor Harian Ambon Ekspres Jl Sultan Babullah, Ambon, Senin (6/3/2006). Mereka menggelar spanduk dan poster yang mengecam kebijakan direktur yang arogan. Salah satu bunyi spanduk adalah: "Pers Indonesia sudah bebas tapi Redaktur Ambon Express belum bebas!"Dalam orasinya mereka mengancam, jika tuntutan ini tidak digubris, maka seluruh wartawan dan karyawan akan mogok kerja selama satu minggu. Bahkan hari ini Harian Ambon Ekspres tidak terbit akibat sebagian dari mereka sudah melakukan mogok kerja sejak tadi malam."Redaksi telah dikendalikan sepenuhnya oleh direktur. Kami cuma jadi boneka saja," teriak seorang pengunjuk rasa.Untuk menuntaskan masalah ini para pengunjuk rasa meminta segera digelar rapat pleno. Pimpinan JPNN Dahlan Iskan pun diminta turun tangan. Aksi berakhir damai pukul 11.00 WIT. Hingga usai, Machfud tidak berani menemui para pengunjuk rasa. Dia hanya mengirimkan kepala bagian pemasaran untuk bertemu mereka.
(bal/)











































