Urus KTP dan KIA di Kota Bandung Bisa Pakai Jasa GoSend

Wisma Putra - detikNews
Senin, 12 Apr 2021 17:26 WIB
Gojek
Foto: Erna Mardiana
Bandung -

Demi memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat, GoSend yang dimiliki Gojek kini bisa digunakan untuk pengiriman pembuatan atau penggantian baru Kartu Tanda Penduduk (KTP) rusak dan pembuatan Kartu Indonesia Anak (KIA) di Kota Bandung.

Dengan adanya pelayanan ini, masyarakat tidak perlu lagi datang ke Kantor Disdukcapil Kota Bandung atau harus lama mengantre.

Bagi Anda yang ingin mengurus pembuatan KTP atau KIA dan ingin diantarkan menggunakan layanan GoSend tinggal buka aplikasi Salaman (Selesai Dalam Genggaman) Disdukcapil Kota Bandung. Jika pembuatan KTP atau KIA sudah dilakukan di aplikasi Salaman, nantinya tinggal gunakan jasa pengiriman menggunakan GoSend.

Kadisdukcapil Kota Bandung, Tatang Muhtar mengatakan kemudahan pelayanan ini masuk dalam bagian visi misi Wali Kota Bandung Oded M Danial.

"Ini menjadi salah satu misi dan visi Wali Kota di mana indeks kepuasan masyarakat tercantum dalam RPJMD. Alhamdulillah kita punya indeks baik sekali, hampir 90 persen atau 89 koma sekian persen," kata Tatang di Mal Pelayanan Publik Festival Citilink, Kota Bandung, Senin (12/4/2021).

Seperti diketahui, kerja sama yang dilakukan Gojek Indonesia bersama Disdukcapil Kota Bandung sudah dilakukan sejak Tanggal 6 April 2021, namun baru efektif hari ini.

"Kota Bandung dibangun dalam tiga pilar, pertama kita harus berinovasi, kedua harus berkolaborasi, kita tidak bisa sendirian kita harus bekerja sama dengan stakeholder mau BUMN, swasta dan masyarakat, salah satunya dengan Gojek. Kita juga harus desentralisasi, tiga pilar ini jadi acuan," ungkap Tatang.

Terkait kebijakan kerja sama dengan Gojek, Tatang menilai kebijakan ini sejalan dengan apa yang diinginkan Dirjen Disdukcapil.

"Terkait pelayanan ini Dirjen Disdukcapil menyampaikan dua hal, pertama pelayanan harus cepat dan kedua harus mudah, bagaimana cepat sampai ke masyarakat dan bagaimana mudah sampai ke masyarakat," ujarnya.

Tatang ingin, tidak ada lagi anggapan jika mengurus KTP atau KIA itu lama dan harus mengantre. Ia ingin, mengurus kependudukan di Disdukcapil Kota Bandung ini seperti menggunakan layanan GoFood.

"Kita ingin, mengakses layanan Disdukcapil seperti memesan GoFood, masyarakat tahu kemudahannya dan gunakan GoSend via Gojek," tambahnya.

Sementara itu, District Head Bandung Gojek Cut Emyra Fadhila mengatakan dengan kolaborasi ini bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat Kota Bandung.

"Kita berkolabirasi dengan Disdukcapil harapan bisa mempermudah, masyarakat tidak perlu ngambil, datang dan mengantri, apalagi sekarang masih dalam situasi COVID-19," katanya.

Terkait keamanan, Emyra menyebut tidak perlu khawatir karena terkait hal itu sudah dijamin. "Terkait dengan keamanan jika ada keraguan masyarakat enggak perlu takut, keamanan sudah kita jamain," jelasnya.

Selain itu, untuk menjaga keamanan dan kesehatan mitra maupun pelanggan selama pandemi, GoSend menerapkan prosedur operasional standar (SOP) khusus yang sejalan dengan prinsip Jaga Kesehatan, Kebersihan dan Keamanan (J3K) Gojek. Dalam SOP tersebut, para mitra GoSend wajib menggunakan atribut pendukung seperti masker dalam menjalankan tugas saat perjalanan maupun bertemu pelanggan, melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga jarak sedikitnya satu (1) meter dengan orang lain, serta selalu melakukan desinfeksi kendaraan dan atribut setelah selesai digunakan.

Selain itu, mitra tidak diperbolehkan bertugas ketika suhu badan di atas normal atau sedang sakit. Hal-hal tersebut dilakukan untuk membantu mitra driver bekerja dengan aman dan nyaman dalam melayani berbagai kebutuhan masyarakat.

(mul/ega)