Merasa Tertipu, Puluhan Nasabah Geruduk Rumah CEO EDCCash di Bekasi

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 12 Apr 2021 13:54 WIB
Ilustrasi Uang Rupiah
Foto Ilustrasi (Ari Saputra/detikcom)
Bekasi -

Rumah CEO EDCCash Abdulrahman di Pondok Gede, Kota Bekasi, didatangi puluhan warga. Warga mengaku sebagai korban yang merasa tertipu investasi online EDCCash.

Kanit Reskrim Polsek Pondok Gede Iptu Santri Dirga menyebut puluhan warga mendatangi rumah Abdulrahman di Kelurahan Jatikarya, Jatisampurna, Kota Bekasi, pada Sabtu (10/4/2021) malam. Santri mengatakan kasus itu telah dilaporkan ke Bareskrim Polri.

"Kita tidak monitor kasus tersebut dan tidak punya kapasitas di kasus tersebut, karena kasus itu sudah ada di Bareskrim. Jadi kapasitas Polsek hanya untuk harkamtibmas saja," ujar Santri Dirga saat dihubungi detikcom, Senin (12/4/2021).

Polsek Pondok Gede sendiri hadir di lokasi untuk mengamankan kerumunan. Sebab, warga sekitar merasa tidak nyaman karena rumah Abdulrahman kerap didatangi warga.

"Karena masyarakat sekitar ada yang merasa tidak nyaman, karena hampir tiap hari ada massa yang berbondong-bondong datang ke rumah Pak Abdulrahman ini. Karena warga tidak nyaman, akhirnya dipanggil Polsek, takutnya ada situasi yang tidak diinginkan," jelasnya.

Menurut Dirga, pemilik rumah sendiri tidak menemui para warga yang mengaku menjadi korban ini di rumahnya.

"Dari pemilik rumah, karena menurut dia masalah perdata dari kantornya jadi menurut dia kalau mau membahas pekerjaan atau bisnis itu tidak dibicarakan di rumah. Makanya Pak Abdulrahman tidak berkenan kalau ditemui di rumah," tuturnya.

Dibekingi Preman

Di sisi lain, Dirga menyebutkan beberapa di antaranya membawa preman. Oleh karena itu, polisi hadir di lokasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Karena massa yang datang beberapa ada yang preman-preman, ada preman yang bekingi. Ini menurut keterangan warga sekitar, makanya Polsek datang untuk mencegah hal yang tidak diinginkan," tuturnya.

Menurut Dirga, rumah CEO EDCCash ini mulai didatangi para nasabah sejak dua bulan yang lalu.

"Dari sekitar dua bulan lalu, tapi nggak rutin. Jadi hari ini datang, lalu dua minggu lagi ada yang datang. Baru-baru ini hampir tiap hari datang," ujarnya.


Simak penjelasan EDCCash di halaman selanjutnya

Saksikan juga 'Warga Poso Blokade Jalan-Geruduk Polsek Tuntut Kasus Salah Tembak':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2