Brantas Abipraya Beri Bantuan Sembako-Obat ke Korban Banjir di NTT

Inkana Putri - detikNews
Senin, 12 Apr 2021 12:49 WIB
Brantas Abipraya
Foto: Dok. Brantas Abipraya
Jakarta -

PT Brantas Abipraya (Persero), melalui Abipraya Peduli menyalurkan bantuan darurat kepada korban bencana banjir bandang dan badai tropis seroja di Nusa Tenggara Timur (NTT). Diwakilkan tim proyek, bantuan diserahkan secara langsung kepada Satgas BUMN, yakni BRI di Kupang dan akan disalurkan ke Kabupaten Malaka dan Rote.

"Ini adalah komitmen Brantas Abipraya yang merupakan salah satu kontraktor BUMN, selalu ada untuk Indonesia, berkontribusi langsung kepada masyarakat yang sedang dilanda bencana," ujar Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Miftakhul Anas dalam keterangan tertulis, Senin (12/4/2021).

Anas menjelaskan bantuan tersebut berupa kebutuhan logistik seperti, obat-obatan, vitamin, teh, kopi, mie instan dan gula. Selain itu, pihaknya juga menyalurkan beras, susu cair, minyak goreng, makanan ringan, pembalut hingga perlengkapan bayi seperti bedak, minyak telon, popok dan susu bayi. Anas berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat di NTT.

Sesuai dengan moto perusahaan Spirit for Giving the Best, lanjutnya, seluruh bantuan terkumpul dari dana yang disumbangkan oleh karyawan serta karyawati Brantas Abipraya melalui rekening Abipraya Peduli dan CSR dari tim proyek Abipraya. Anas menyebut dana yang terkumpul kemudian dibelanjakan sesuai kebutuhan para korban.

"Syukur alhamdulillah, telah disampaikan amanat dari para Insan Abipraya. Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada para donatur. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk sehari-hari dan meringankan penderitaan saudara-saudara kita yang menjadi korban di NTT, menumbuhkan keceriaan mereka dalam melewati cobaan ini," pungkas Anas.

Seperti diketahui, bencana alam yang melanda beberapa daerah di NTT pada akhir pekan lalu mengakibatkan terjadinya angin kencang dan hujan selama beberapa hari berturut turut sehingga berakibat banjir bandang. Bencana ini pun dilaporkan memakan banyak korban jiwa.

(akn/ega)