Akademis Aprilio Manganang Tertinggal, Prof Yohanes Surya Turun Tangan

Audrey Santoso - detikNews
Senin, 12 Apr 2021 12:17 WIB
Pengadilan Negeri Tondano memutuskan status jenis kelamin Serda Aprilio Perkasa Manganang berganti menjadi laki-laki. Aprilio terlihat bahagia dengan utusan tersebut.
Ekspresi haru Aprilio Perkasa Manganang setelah sah berstatus pria. (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Serda Aprilio Manganang disebut tertinggal secara akademis. Hal itu disebabkan Aprilio dan kakaknya, Amasya Manganang, sibuk bermain bola voli sejak mereka duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP).

"Jadi dua ini (Aprilio dan Amasya) tumbuhnya memang tidak sempurna. Dia secara psikologis, dia memulai karier sebagai atlet lebih muda, sejak dia SMP, sehingga akademiknya itu tertinggal," kata Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa dikutip detikcom dari YouTube TNI AD, Senin (12/4/2021).

Hal itu disampaikan Andika kepada Profesor Yohanes Surya, fisikawan Indonesia, di ruang kerjanya, Mabes AD, Jalan Veteran, Jakarta Pusat. Andika meminta Prof Yohanes mengajari Aprilio Manganang dan kakaknya tentang ilmu pengetahuan dasar agar intelektualitas kedua mantan atlet voli putri nasional itu meningkat.

"Ini yang perlu dikasih program sama Prof. Tapi tidak usah jadi juara (fisika), hanya memberikan foundation agar dia lebih berpengetahuan, lebih bisa berpikir secara intelektual," tutur Andika.

Andika juga meminta Prof Yohanes mengajari tentang etika kepada Aprilio dan Amasya Manganang. "Ya diajari tidak hanya akademik, tapi juga etika," ucap Andika.

Prof Yohanes kemudian menyanggupi. Masih dari video di YouTube TNI AD, Andika dan Prof Yohanes Surya kemudian bertolak ke RSPAD Gatot Soebroto, Jakpus, untuk menemui Aprilio dan Amasya Manganang.

Tampak ibu Aprilio dan Amasya, lalu Hetty Andika Perkasa, dan Aprilio Manganang di kamar rawat inap Amasya Manganang. Untuk diketahui, Amasya sedang dalam masa pemulihan pasca-operasi corrective surgery setelah didiagnosis mengalami kelainan serupa dengan Aprilio, yakni hipospadia.

Prof Yohanes lalu mengatakan kepada Aprilio Manganang akan mengajarinya, terutama soal ilmu berhitung.

"Mungkin besok asisten saya bawa video saya ngajar tentang kali, bagi, tambah, kurang, pecahan desimal, tolong dipelajari, dalam 5 hari paling tidak sudah ada hasil," kata Prof Yohanes kepada Aprilio Manganang.

Simak juga 'Blak-blakan Aprilio P Manganang: Berkarisma & Hormati Wanita':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/fjp)