Cerita Korban Selamat Banjir NTT Gegara Panjat Pohon Jambu

Rahmat Fathan - detikNews
Minggu, 11 Apr 2021 23:45 WIB
Korban selamat banjir,  Yosep Taran Nubi, warga Desa Nelelamadike, Ila Boleng, Flores Timur, NTT
Korban selamat banjir, Yosep Taran Nubi, warga Desa Nelelamadike, Ila Boleng, Flores Timur, NTTFoto: Fathan/detikcom
Flores Timur -

Salah satu korban selamat banjir Siklon Seroja di Nusa Tenggar Timur (NTT), Yosep Taran Nubi, menceritakan bagaimana dia berjuang untuk hidup setelah terseret air. Dia bertahan hidup setelah berhasil memanjat pohon jambu air.

Saat peristiwa naas itu terjadi pada Minggu (4/4) dini hari, Yosep masih terjaga dari tidurnya. Saat kejadian, terdengar seperti ada yang melempar atap rumah seng-nya.

"Tanda-tanda kaya ada orang lempar seng dua kali dengan dinding bergetar kaya mau roboh. Jadi sempat angkat tangan pegang kepala. Lalu tutup kepala, tiba-tiba langsung hanyut," ujar Yosep di Desa Nelelamadike, Flores Timur, NTT, Minggu (11/4/2021).

Dia menjelaskan, rumah dan dirinya hanyut terbawa banjir. Yosep lantas hanyut hingga keluar rumah dan berada di dekat pohon jambu air.

"Sempat panjat. Pertama panjat tangkap dahan yang kecil, patah dan jatuh ke lumpur. Terus depan jambu air ada rumah kecil satu di bagian depan. Dari rumah itu roboh tertindas di pohon jambu air. Jadi saya panjat itu dinding rumah ke atas jambu air lagi untuk yang kedua kali," ucapnya.

Yosep pun bertahan dari terjangan derasnya banjir di atas pohon. Dari sana, dia melihat ibunya yang terendam lumpur meminta tolong.

"Sampai atas jambu air, baru Mama teriak minta tolong di samping saya. Saya juga nggK bisa berbuat apa-apa, saya pasrah saja di atas jambu air. Mama punya kaki tertanam lumpur sampai di lutut. Saya pasrah. Mama teriak minta tolong, tapi saya tetap bertahan di atas jambu air," kata Yosep.

Yosep pun bertahan di atas pohon sekira 1,5 jam. Begitu pula dengan ibunya. Hingga akhirnya, dia turun dari pohon setelah situasi dirasa aman. Ibunya pun akhirnya selamat.

Setelah itu, Yosep mencari tempat berlindung. Saat kejadian, Yosep bahkan dalam keadaan setengah telanjang lantaran celananya diterjang banjir.

"Cari perlindungan ke arah sebelah kiri ada bak. Pisisi hanyut celana di badan terlepas juga ga sadar. Jadi posisi telanjang, hanya baju singlet di badan," tutur Yosep.

(aik/aik)